Showing posts with label allah islam. Show all posts
Showing posts with label allah islam. Show all posts

Monday, November 4, 2019

Allah Arab, Nabi Palsu dan Imam Mahdi akan dilempar ke Neraka



Heylel ben Shachar = Hilal
=================================
Ketika Allah Israel menciptakan alam semesta, maka semuanya adalah indah, sampai Heylel ben Shachar ingin menjadi seperti Allah Israel.

Heylel ben Shachar ini juga berarti Bulan Sabit (crescent moon). Dalam Yesaya 14:12 ia dipecahkan ke bumi, ke alam jasmaniah. 
Sejak malaikat yang jatuh, Heylel ben Shachar ini dibuang ke bumi menjadi kacau balau dan gelap gulita.

Maka Roh Elohim menguasai bumi dan berfirman agar ada terang di bumi (Kejadian 1:3) dan memisahkan terang itu dari gelap. Jadilah petang (Arab = ARB ערב) jadilah pagi (BQR בקר). Heylel ini yang disebut dalam Kejadian 1 sebagai menjadi penguasa malam (petang sampai sebelum fajar merekah). Heylel sang penguasa Arab (petang atau padang pasir), yang disembah seluruh suku padang pasir di jasirah Arab di seluruh tanah Havila, dari Babel sampai ke Seba.

Heylel (dewa bukan sabit/ crescent moon) disebut Nana dan Sin, juga Hubaal. Disembah juga oleh Nimrod (di Babel) dan Nabunidus (di Petra sesudah genosida bangsa Ismael). Kemudian disembah juga oleh suku Quraisy yang berasal dari keturunan Adnan, Kaum Nabataean.
Tuhan Yesus menubuatkan kembali di dalam Matius 24 mengenai Heylel ini, bahwa akan ada Mesias Palsu yang mengklaim bahwa "telah dijanjikan oleh Yesus bahwa seorang bernama Ahmad datang sebagai Mesias terakhir" (Mesias = diurapi, dijanjikan). Itulah Muhammad yang memberitakan agar semua orang Yahudi dan Nasrani datang ke kabah yang di Mekkah menyembah allah mekkah. 
Padahal Yesus berkata
"Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, #jangan lah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, #janganlah kamu percaya."
Matius 24:26 TB

Yesus juga menubuatkan kedatangan Imam Mahdi, sebagai Antikristus. Ia akan membuat berbagai tanda ajaib, dan menganiaya orang Kristen agar menyembahnya. 

Dalam buku saya Khilafah Terakhir, dijelaskan tentang nubuatan Daniel 2:43 mengenai bangsa Arab sebagai Kerajaan Terakhir.. 10 jari kaki besi bercampur tanah liat. Kata bercampur dalam bahasa Aram adalah Arab (ARB ערב)
Wahyu 13 merupakan penglihatan rasul Yohanes bahwa Islam datang sebagai kerajaan (Khilafah) Terakhir Penguasa Dunia. 7 kepala (7 orang kalifah) dengan 10 tanduk (3 kalifah baru berasal dari kalifah sebelumnya) dan 1 Tanduk akan mematahkan tanduk lain. Merupakan simbol kedatangan Islam. Sama halnya saat bumi rusak setelah kedatangan Heylel ben Shachar, maka di mana ada Islam, disitu peradaban manusia hancur, dan orang-orang mati terbunuh.

Wahyu 13 juga menceritakan bagaimana ada binatang lain dengan simbol Antikristus 666, yang menolak Yesus Kristus sebagai Tuhan segala tuhan dan Raja segala raja datang dan mendukung Islam (makhluk yang pertama muncul di wahyu 13 ayat 1). Islam adalah antithesis Ketuhanan Yesus Kristus. Menolak Fakta penebusan Yesus Kristus melalui salib. 
Wahyu 13 merupakan upaya penghancuran kekristenan dan pembunuhan massal orang Kristen. Namun semua martir akan naik ke surga dan akan ada hari pembalasan bagi Islam oleh Tuhan Yesus  dan para malaikat surga.

Wahyu 20:10 merupakan klimaks dari kemenangan Tuhan Yesus. Maka allah islam,  juga akan dijebloskan ke neraka bersama muhammad dan imam mahdi, selama-lamanya

"dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya."
Wahyu 20:10 TB

Juga semua pengikut Nabi Palsu ini akan dihakimi menurut perbuatannya dan semuanya dihukum di neraka sesuai amal perbuatannya tanpa terkecuali. Karena sebaik apapun upaya manusia, ia hanyalah orang berdosa yang memerlukan kasih karunia dan anugerah keselamatan melalui Yesus Kristus. Namun mereka telah menolak Keselamayan yang diberikan secara gratis itu, maka penghakiman diberikan.

"Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah."
Yohanes 3:18 TB


Penutup
-------------
Sementara orang-orang yang percaya kepada Yesus, memperoleh keselamatan kekal, dan mahkota nya dihitung berdasarkan berapa banyak mereka memberitakan Injil dan memenangkan jiwa. Bagi pendeta selebritis, bila ternyata diuji dengan api dan hangus pekerjaannya (nampaknya memberitakan injil dan banyak sekali memenangkan jiwa, namun ternyata jemaatnya hanya pindahan dari gereja lain)  maka ia selamat namun seperti selamat dari api.. oopss nyaris saja..

Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.
1 Korintus 3:15 TB

Monday, June 4, 2018

Bangkitnya Agama Leluhur Kemajuan atau Kemunduran?


=====================================
Heboh dengan bangkitnya agama leluhur di Indonesia dan bahkan MK memutuskan bahwa kolom agama boleh di isi dengan aliran kepercayaan.
Tentu saja banyak sekali penganut "islam abangan" yang gembira. 
Orang-orang abangan ini sebenarnya tidak sungguh hati memeluk islam, bukan karena tidak percaya, melainkan karena sebenarnya mereka lebih percaya kepada agama nenek moyang mereka. 
Nenek moyang mereka telah memiliki kepercayaan yang lain, sebelum ada pemaksaan  untuk beragama  salah satu dari lima agama resmi) oleh pemerintah orde baru bahkan jauh sebelum islam masuk nusantara.

Namun MUI mencela keputusan MK ini dan menganggap bahwa ini adalah kemunduran negara indonesia ke jaman batu.


Suatu statement yang cukup memprihatinkan dari pemuka agama yang tidak paham sejarah. 
Apabila kita tengok ke jaman sejarah Nusantara, Tanah Air kita tidak pernah jatuh ke tangan bangsa asing sebelum berdirinya Kerajaan Khilafah di Nusantara (dari Samudera Pasai, Aceh, Kesultanan Demak sampai Ternate).  Jaman Sriwijaya dan Majapahit yang disebut jaman batu oleh MUI, justru Nusantara mengalami masa kejayaan yang bahkan sampai hari ini belum bisa dicapai oleh President Indonesia siapapun dalam sejarah Indonesia pasca kemerdekaan. 

Justru setelah kesultanan Khilafah ini berdiri, satu persatu tanah air kita #DIJUAL kepada asing demi keserakahan penguasa dan mempertahankan kekhalifahan mereka.  Para sultan ini menjual saudara sebangsa nya kepada Belanda dan Portugis di kelanggengan kekuasaan mereka. akibatnya Asing sedikit demi sedikit menguasai Tanah Air, karena barter politik, dan ongkos perang yang tidak sedikit.

Perlu diketahui bahwa pada awalnya Portugis dan Belanda datang ke Nusantara adalah untuk berdagang rempah-rempah, bukan berperang apalagi menjajah. Mereka harus menyewa tanah kepada penguasa setempat untuk membangun gudang perbekalan mereka.  Namun suatu ketika pecahlah pemberontakan terhadap Sultan karena memang Sultan juga mendirikan kerajaannya dengan memberontak dari penguasa terdahulu yang bukan beragama Islam, dan mereka menyebarkan agama islam dengan kekuasaan yang mereka miliki.
Maka demi memenangkan perang melawan pemberontak Sultan Islam ini bekerja sama dengan Belanda dan Portugis, baik dengan barter persenjataan maupun tentara. Tentara??? Ya sebab kulit mereka berbeda dengan kulit Pribumi Nusantara, sehingga lebih mudah membedakan mana lawan dan mana kawan. Alias: sultan membantai pribumi dengan bantuan bule.

Perang Ternate : Sultan Ternate menyerahkan Sultan Tidore kepada Portugis.
Pemberontakan Trunojoyo: Sultan Mataram menjual Jayakarta dan Pantura Jawa kepada Belanda.
Perang Diponegoro : Sultan Mataram menyerahkan Diponogoro kepada Belanda, dan keturunan diponegoro dianggap pemberontak.
Kesultanan Aceh bekerjasama dengan Belanda untuk memperkuat posisinya pada masa Sultan Alaidin Righayat Syah Sayed Al-Mukammil (kakek Sultan Iskandar Muda).

Mungkinkah dengan kebangkitan agama leluhur ini sesuai ramalan jayabaya bahwa akan membangkitkan kejayaan Nusantara di masa lalu??? Kepercayaan Leluhur untuk menjaga keselarasan dengan alam, menjaga toleransi dengan sesama, mawas diri, rendah hati, ramah dan pitutur luhur lain yang sudah lama hilang dari wajah Nusantara? Kosakata ini sudah lama hilang dari Indonesia yang terus menerus mengalami konflik etnis dan agama yang mengerikan...

Yang jelas kita perlu mengembalikan wajah Nusantara yang ramah, penuh senyum, toleransi rakyat dan mawas diri, tepaselira serta segala kebajikan lain yang telah lama ditinggalkan oleh karena keinginan sekelompok orang yang ingin mendirikan Khilafah di Indonesia dan sekelompok penguasa serakah lainnya..

sumber:
 #Sejarah_Khilafah_Nusantara by Jozeph Paul Zhang

Saturday, June 2, 2018

Mengapa Islam Membenci Musik


=============================
Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!  
Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!  
Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!  
Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!  
Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!  
Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan ! Haleluya!
Mazmur 150:1‭-‬6 TB

Musa bernyanyi, Miriam menari dengan rebana.
Daud menari menyanyi bermazmur dan memainkan banyak sekali alat musik.
Yesus pun bernyanyi.
Paulus bermazmur dan bernyanyi.
Firman Tuhan jelas menuliskan tentang musik dan nyanyian untuk memuliakan Elohim. Tetapi mengapa Islam melarangnya bahkan di Arab memenjarakan orang yang ketahuan memainkan musik ?

Ketika saya memulai kelas pemuridan orang-orang Iran di di Jerman yang baru saja kami baptis, saya mengajak mereka bernyanyi. Dan mereka sangant canggung, beberapa terkagum kagum melihat saya bermain guitar yang padahal menurut saya pas-pasan saja. Ternyata, mereka tidak diijinkan mendengarkan atau bermain musik atau menyanyi di Iran. Negara Iran adalah Islam Syiah. Mereka akan ditangkap dan dimasukan penjara bila ketahuan menyanyi atau memainkan alat musik, dan alat musiknya akan dirusak. Ternyata hal ini berlaku di Saudi dan negara-negara Islam lainnya yang beraliran Sunni. 
Belakangan saya melihat di youtube dan FB banyak ustad di Indonesia yang mengajak umat islam mengharamkan musik. Sangat mengherankan bagi saya mengapa alat musik dilarang oleh Islam.

Ternyata hal ini telah dituliskan dalam Alkitab:

“Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH : Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah.  Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.
Yehezkiel 28:12‭-‬13 TB

Kata Tirus berasal dari Tyrus atau Tsor צֹר artinya batu api atau batu berapi.. atau mungkin lebih tepatnya Meteor. Kita tahu bahwa setiap orang Islam datang ke mekkah dan mencium baru meteor berwarna hitam bernama Hajjar Aswad. Mereka mengklaim batu itu berasal dari surga (saya bahasakan dengan jelas : jatuh dari langit = meteor).

Salah satu hadith syiah mengkonfirm bahwa Hajar Aswad dulunya adalah Malaikat Pertama di sisi Allah (Hadith Syiah Bukair bin Ayan)

Jadi ketika Heylel ben Shachar jatuh dan dipecahkan ke bumi (Yesaya 14:12) pecahannya itu kemudian diambil oleh suku pagan quraysi sebagai berhala. Berhala itu sekarang ditaruh di bagian sudut Kabah di Mekah dan dipercaya akan menjadi saksi orang-orang yang datang menciumnya.  Bahkan Hajar Aswad tersebut dipercaya dulu berwarna terang lalu menghitam karena dosa-dosa orang yang menciumnya dipindahkan ke dalam batu tersebut.

Iblis dulu diciptakan sebagai Malaikat Penyembah Elohim. Seluruh tubuhnya didesign dengan alat musik.. sehingga ketika ia berjalan, maka akan terdengar suara yang merdu menyembah Elohim.

בְּעֵ֨דֶן גַּן־אֱלֹהִ֜ים הָיִ֗יתָ כָּל־אֶ֨בֶן יְקָרָ֤ה מְסֻכָתֶ֙ךָ֙ אֹ֣דֶם פִּטְדָ֞ה וְיָהֲלֹ֗ם תַּרְשִׁ֥ישׁ שֹׁ֙הַם֙ וְיָ֣שְׁפֵ֔ה סַפִּ֣יר נֹ֔פֶךְ וּבָרְקַ֖ת וְזָהָ֑ב מְלֶ֨אכֶת תֻּפֶּ֤יךָ וּנְקָבֶ֙יךָ֙ בָּ֔ךְ בְּיֹ֥ום הִבָּרַאֲךָ֖ כֹּונָֽנוּ׃

Dalam Yehezkiel 28:13 ini Kata tofe תֹּף artinya Tamborine dan neqeb נֶ֫קֶב artinya Pipe (Flute). Namun dalam konteks ayat ini LAI tidak menterjemahkannya dengan detil. Jadi selain tubuhnya berhias batu permata yang gemerlap, juga alat musik pun ada di tubuhnya, sehingga sangat elok dalam setiap jalannya. Memang Malaikat yang satu ini didesign untuk menyembah Elohim.
Namu  karena penghianatannya, dalam kemolekannya, ia menyombongkan diri dan ia berusaha menyamakan dirinya dengan Elohim Sang Pencipta-Nya, maka ia dibuang dari kedudukannya. Segala kemolekannya dilucuti dan bahkan ia dibuang ke bumi.

Apakah engkau masih akan mengatakan di hadapan pembunuhmu: Aku adalah Allah!? Padahal terhadap kuasa penikammu engkau adalah manusia, bukanlah Allah.
Yehezkiel 28:9 TB

***kata "Adam" dalam Yeh 28:9 yang diterjamahkan oleh LAI menjadi "manusia" ternyata juga merupakan homonim dari "derajat yang rendah" 
Strong Exhaustive Concordance
another, hypocrite, common sort, low, man mean, of low degree, person
From 'adam; ruddy i.e. A human being (an individual or the species, mankind, etc.) -- X another, + hypocrite, + common sort, X low, man (mean, of low degree), person.

Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya.  Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu.
Yehezkiel 28:17‭-‬18 TB

Jadi sekarang kita paham mengapa Islam sangat membenci alat musik. Karena Heylel ben Shachar telah dilucuti seluruh keindahan dan kemolekan tubuhnya sebagai Pemuji dan Penyembah Elohim, dan dipecahkan ke bumi seperti meteor.

Tahukah Anda bahwa Jerman sekarang kehilangan musik? Banyak musisi dan komposer Kristen terkenal dunia berasal dari Jerman, seperti Bethoven, Bacht dan sebagainya. Namun hari ini banyak gereja kehilangan musik. Ketika umat Tuhan kehilangan musik dan pujian penyembahan dalam hidupnya, maka kegelapan dan ratapan sebagai gantinya.

Saya diminta menjadi Pastor untuk Musik di sebuah Gereja di Jerman. Bukan perkara mudah, mengingat gereja ini mengalami stuck dan kejenuhan dalam Pujian dan Penyembahan, sama seperti gereja-gereja lainnya. Jerman seperti halnya negara-negara Eropa lainnya, telah kehilangan roh pujian dan penyembahan dalam hidup mereka. Iblis Heylel ben Shachar menghancurkan musik dengan mencurinya:
- melarang musik dengan menghancurkan instrument dan mengintimidasi manusia yang bermain musik.. 
- merusak musik yang indah dengan musik yang sumbang hingar bingar serta memekakan telinga.

Saya sangat paham arti kehilangan musik dalam hidup. Tiga tahun saya meninggalkan Tuhan, dan musik pun hilang dari keluarga saya berganti ratapan. Namun sejak saya bertemu Tuhan Yesus melihat dengan mata saya langsung, Tuhan pulihkan saya, musik kembali mengalun dalam keluarga kami. Sukacita ilahi terus melingkupi hidup keluarga kami. Berkat demi berkat, mujizat demi mujizat pun datang. Hallleujah! Pujilah Tuhan dengan musik dan tarian. Menyanyilah bagi Nya!!!