Showing posts with label khilafah. Show all posts
Showing posts with label khilafah. Show all posts

Saturday, June 2, 2018

Benarkah Indonesia Dijajah Belanda?



PERSPEKTIF PERDAGANGAN VOC - KESULTANAN ISLAM
=================================
sejarah kita diajarkan dari PERSPEKTIF RAKYAT JELATA YG MENDERITA.

sedangkan proses jual beli NUSANTARA dilakukan oleh Penguasa Kesultanan Islam dengan Belanda.

1. Bagi rakyat: Belanda adalah penjahat laknat zholim (karena mereka menderita, dan sultan mengatakan bahwa tanah dan air serta rakyat dijadikan rodi karena mereka ditipu Belanda)

2. Bagi Sultan: Belanda licik (merasa ditipu padahal ia yang bodoh dan serakah akan kekuasaan)

3. Bagi Belanda: itu adalah hak nya atas perdagangan (karena legalitas barter senjata, tentara vs Tanah, air dan rakyat - dan belanda memiliki dokumen perjanjian antara gubernur hindia belanda dg Sultan). Sehingga ketika rakyat memberontak, VOC merasa berhak membela diri  dengan segenap kekuatan yang dimilikinya.

4. Bagi saya : Kesultanan Islam memang bajingan, menjual tanah air dan rakyatnya kepada Belanda demi keserakahan kekuasaannya.
VOC hanyalah pedagang
Rakyat hanyalah Korban

Diponegoro tidak mungkin kalah kalau didukung oleh Sultan Mataram. Tapi beliau justru dihianati dan dianggap pemberontak.
Trunojoyo tidak mungkin kalah kalau Amangkurat V tidak melakukan perjanjian dengan VOC.
Pangeran Sambernyawa justru dikeroyok Sultan Mataram dengan VOC melalui Perjanjian Giyanti.
Cut Nyak Dien tidak mungkin kalah kalau kesultanan Aceh mendukung.
Dan ada banyak perjuangan oleh rakyat yang justru ditentang oleh kesultanan islam yang berkuasa saat itu.

sumber:
#Khilafah_Nusantara
by Jozeph Paul Zhang

Keterangan Photo:
Perjanjian Giyanti 
 Seperti yang diketahui, dalam Perjanjian Giyanti Pangeran Sambernyawa adalah rival Pangeran Mangkubumi untuk menjadi penguasa Mataram. Perjanjian Giyanti merupakan bentuk persekongkolan sultan dengan VOC  untuk mengalahkan 'pemberontak', yaitu Pangeran Sambernyawa

Mengapa Islam Membenci Musik


=============================
Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!  
Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!  
Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!  
Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!  
Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!  
Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan ! Haleluya!
Mazmur 150:1‭-‬6 TB

Musa bernyanyi, Miriam menari dengan rebana.
Daud menari menyanyi bermazmur dan memainkan banyak sekali alat musik.
Yesus pun bernyanyi.
Paulus bermazmur dan bernyanyi.
Firman Tuhan jelas menuliskan tentang musik dan nyanyian untuk memuliakan Elohim. Tetapi mengapa Islam melarangnya bahkan di Arab memenjarakan orang yang ketahuan memainkan musik ?

Ketika saya memulai kelas pemuridan orang-orang Iran di di Jerman yang baru saja kami baptis, saya mengajak mereka bernyanyi. Dan mereka sangant canggung, beberapa terkagum kagum melihat saya bermain guitar yang padahal menurut saya pas-pasan saja. Ternyata, mereka tidak diijinkan mendengarkan atau bermain musik atau menyanyi di Iran. Negara Iran adalah Islam Syiah. Mereka akan ditangkap dan dimasukan penjara bila ketahuan menyanyi atau memainkan alat musik, dan alat musiknya akan dirusak. Ternyata hal ini berlaku di Saudi dan negara-negara Islam lainnya yang beraliran Sunni. 
Belakangan saya melihat di youtube dan FB banyak ustad di Indonesia yang mengajak umat islam mengharamkan musik. Sangat mengherankan bagi saya mengapa alat musik dilarang oleh Islam.

Ternyata hal ini telah dituliskan dalam Alkitab:

“Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH : Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah.  Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.
Yehezkiel 28:12‭-‬13 TB

Kata Tirus berasal dari Tyrus atau Tsor צֹר artinya batu api atau batu berapi.. atau mungkin lebih tepatnya Meteor. Kita tahu bahwa setiap orang Islam datang ke mekkah dan mencium baru meteor berwarna hitam bernama Hajjar Aswad. Mereka mengklaim batu itu berasal dari surga (saya bahasakan dengan jelas : jatuh dari langit = meteor).

Salah satu hadith syiah mengkonfirm bahwa Hajar Aswad dulunya adalah Malaikat Pertama di sisi Allah (Hadith Syiah Bukair bin Ayan)

Jadi ketika Heylel ben Shachar jatuh dan dipecahkan ke bumi (Yesaya 14:12) pecahannya itu kemudian diambil oleh suku pagan quraysi sebagai berhala. Berhala itu sekarang ditaruh di bagian sudut Kabah di Mekah dan dipercaya akan menjadi saksi orang-orang yang datang menciumnya.  Bahkan Hajar Aswad tersebut dipercaya dulu berwarna terang lalu menghitam karena dosa-dosa orang yang menciumnya dipindahkan ke dalam batu tersebut.

Iblis dulu diciptakan sebagai Malaikat Penyembah Elohim. Seluruh tubuhnya didesign dengan alat musik.. sehingga ketika ia berjalan, maka akan terdengar suara yang merdu menyembah Elohim.

בְּעֵ֨דֶן גַּן־אֱלֹהִ֜ים הָיִ֗יתָ כָּל־אֶ֨בֶן יְקָרָ֤ה מְסֻכָתֶ֙ךָ֙ אֹ֣דֶם פִּטְדָ֞ה וְיָהֲלֹ֗ם תַּרְשִׁ֥ישׁ שֹׁ֙הַם֙ וְיָ֣שְׁפֵ֔ה סַפִּ֣יר נֹ֔פֶךְ וּבָרְקַ֖ת וְזָהָ֑ב מְלֶ֨אכֶת תֻּפֶּ֤יךָ וּנְקָבֶ֙יךָ֙ בָּ֔ךְ בְּיֹ֥ום הִבָּרַאֲךָ֖ כֹּונָֽנוּ׃

Dalam Yehezkiel 28:13 ini Kata tofe תֹּף artinya Tamborine dan neqeb נֶ֫קֶב artinya Pipe (Flute). Namun dalam konteks ayat ini LAI tidak menterjemahkannya dengan detil. Jadi selain tubuhnya berhias batu permata yang gemerlap, juga alat musik pun ada di tubuhnya, sehingga sangat elok dalam setiap jalannya. Memang Malaikat yang satu ini didesign untuk menyembah Elohim.
Namu  karena penghianatannya, dalam kemolekannya, ia menyombongkan diri dan ia berusaha menyamakan dirinya dengan Elohim Sang Pencipta-Nya, maka ia dibuang dari kedudukannya. Segala kemolekannya dilucuti dan bahkan ia dibuang ke bumi.

Apakah engkau masih akan mengatakan di hadapan pembunuhmu: Aku adalah Allah!? Padahal terhadap kuasa penikammu engkau adalah manusia, bukanlah Allah.
Yehezkiel 28:9 TB

***kata "Adam" dalam Yeh 28:9 yang diterjamahkan oleh LAI menjadi "manusia" ternyata juga merupakan homonim dari "derajat yang rendah" 
Strong Exhaustive Concordance
another, hypocrite, common sort, low, man mean, of low degree, person
From 'adam; ruddy i.e. A human being (an individual or the species, mankind, etc.) -- X another, + hypocrite, + common sort, X low, man (mean, of low degree), person.

Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya.  Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu.
Yehezkiel 28:17‭-‬18 TB

Jadi sekarang kita paham mengapa Islam sangat membenci alat musik. Karena Heylel ben Shachar telah dilucuti seluruh keindahan dan kemolekan tubuhnya sebagai Pemuji dan Penyembah Elohim, dan dipecahkan ke bumi seperti meteor.

Tahukah Anda bahwa Jerman sekarang kehilangan musik? Banyak musisi dan komposer Kristen terkenal dunia berasal dari Jerman, seperti Bethoven, Bacht dan sebagainya. Namun hari ini banyak gereja kehilangan musik. Ketika umat Tuhan kehilangan musik dan pujian penyembahan dalam hidupnya, maka kegelapan dan ratapan sebagai gantinya.

Saya diminta menjadi Pastor untuk Musik di sebuah Gereja di Jerman. Bukan perkara mudah, mengingat gereja ini mengalami stuck dan kejenuhan dalam Pujian dan Penyembahan, sama seperti gereja-gereja lainnya. Jerman seperti halnya negara-negara Eropa lainnya, telah kehilangan roh pujian dan penyembahan dalam hidup mereka. Iblis Heylel ben Shachar menghancurkan musik dengan mencurinya:
- melarang musik dengan menghancurkan instrument dan mengintimidasi manusia yang bermain musik.. 
- merusak musik yang indah dengan musik yang sumbang hingar bingar serta memekakan telinga.

Saya sangat paham arti kehilangan musik dalam hidup. Tiga tahun saya meninggalkan Tuhan, dan musik pun hilang dari keluarga saya berganti ratapan. Namun sejak saya bertemu Tuhan Yesus melihat dengan mata saya langsung, Tuhan pulihkan saya, musik kembali mengalun dalam keluarga kami. Sukacita ilahi terus melingkupi hidup keluarga kami. Berkat demi berkat, mujizat demi mujizat pun datang. Hallleujah! Pujilah Tuhan dengan musik dan tarian. Menyanyilah bagi Nya!!!