Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Tuesday, August 7, 2018

AGAMA MELUMPUHKAN AKAL SEHATMU



AGAMA MELUMPUHKAN AKAL SEHATMU
=================================
Entah mengapa hampir semua orang Islam berpikir seperti orang dalam chatt wasap ini.. 

Kaum yang merasa agamanya paling benar dan menuduh orang Kristen kafir bahkan setan, namun ia melarikan diri dari negara yang memimpin berdasarkan syariah agamanya dan bahkan ingin menegakkan syariah di dunia ini... dan ia meminta perlindungan dan diberi makan, tunjangan sosial, kesehatan bahkan anak-anaknya diijinkan sekolah di sini dan beberapa dari mereka bahkan diijinkan menjadi politikus... 

Buka matamu, buka telingamu.. buka hatimu.. lihatlah dengan seksama dan berlakulah bijak.  tidak ada negara bersyariah Islam yang damai.. semua berperang satu sama lain... 
kamu jawab: "Itu karena hasutan adu domba dari Kafir Yahudi dan Kristen"

Apakah maksudmu kamu mengakui betapa bodohnya manusia setelah memeluk agamamu, maka mudah dihasut dan diadu domba sehingga berperang satu sama lain ???

Mengapa negara kafir tidak berperang satu sama lain berkepanjangan ? Tidak seperti negara Islam yang berperang saling membunuh selama 1400 tahun sejak adanya agama tersebut? 60 perang Muhammad hanya 2 yang mempertahankan diri.. sisanya adalah Ekspansi agresif menyerang daerah lain. 
Bahkan para sahabat muhammad (rhasidun) saling membunuh demi berebut kekuasaan.

Sebelum Islam berkuasa di Nusantara, tidak ada satupun asing yang bisa menguasai Nusantara.. lalu mengapa setelah Islam menjadi kerjaan besar menganbik alih kerajaan-kerajaan kafir maka Nusantara dikuasai oleh Asing selama 350 tahun?

Dijajah? diadu domba ? Bagaimana bisa minoritas mengalahkan mayoritas ? Mentalmu mental budak! Playing victims.. kaum #MINDER_WARDEE bahkan sampai hari ini kaum yang mayoritas di indonesia merasa tertindas oleh minoritas... 

Agama melumpuhkan akal sehatmu. Agama membutakan matamu, agama menulikan telingamu dan agama membuatmu haus darah sesamamu.


Wednesday, June 13, 2018

Petruk & Semar vs Kurawa & Sengkuni



Petruk & Semar vs Kurawa & Sengkuni
===============================
Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia.
Galatia 4:3 TB

Alkisah seorang desa yang lugu sederhana ketiban wahyu dari Sang Hyang Dewata untuk menjadi ratu di negara yang sedang kacau oleh karena keserakahan Kurawa dan patih Sengkuni. Satria piningit absen karena bertapa, sedangkan sang ratu Abimanyu juga sedang sakit. Semua orang saling menunggu, namun akhirnya wahyu dewata datang dan memberikan petunjuk bahwa seorang lugu dan jujur dari desa yang bernama Petruk, yang akan menjadi ratu di negara tersebut.

Petruk yang baik hati dan lugu adalah anak kepala desa bernama Semar, seorang ulama dan pertapa yang sangat bijaksana dan sakti mandraguna. Semar pernah diminta Sang Hyang Dewata untuk menjadi ratu di kerajaan itu walau hanya sementara. Namun dengan kearifannya ia berhasil menyatukan seluruh rakyat dan punggawa di astinapura. Saat menjadi ratu, sengkunipun dengan liciknya berusaha melengserkan Semar, dan karena kearifannya maka Semar mengundurkan diri namun tidak dipungkiri Semar meninggalkan banyak warisan luhur bagi kerajaan. Namun demikian sebenarnya Semar disegani baik oleh pandawa dan kurawa. Oleh karena kerajaan dewata membutuhkan pengabdiannya maka Semar pun harus meninggalkan dunia ini.

Ketika tiba saat Petruk mau menduduki singgasana kerajaan, ia selalu terjatuh. Sama seperti orang-orang yang berusaha mendudukinya. Maka atas petunjuk dewata, ia disuruh memangku Abimanyu yang sedang sakit, sehingga orang-orang menjadi paham bahwa sebenarnya Abimanyulah yang menjadi ratu, namun harus dipangku oleh Petruk. Karena memang kekuasaan berasal dari rakyat jelata dan kekuasaan harus memihak kepada kepentingan rakyat jelata.

Sementara bala Kurawa terus bernafsu untuk menjatuhkan Petruk yang tinggi kurus dan canggung karena dianggap tidak gagah perkasa seperti Duryudhana. Petruk juga hanya dari kalangan jelata bukan dari kelas Ksatria seperti Duryudhana. Patih Sengkuni yang sudah tua namun tidak tahu diri dan haus kekuasaan terus menerus memanasi Duryudhana dan Para Kurawa dengan issue keagamaan. Di waktu lampau Sengkuni berhasil melengserkan Semar dengan cara-caranya yang licik. Kemudian ia pun bersama Kurawa berhasil menyingkirkan juga seorang mangkubumi yang baik dan jujur dengan isu keagamaan, bahkan menjebloskannya ke dalam penjara. Kali ini Sengkuni kembali menggunakan issue agama untuk menjatuhkan sang Ratu Petruk yang lugu. Bahkan Sengkuni berani memaki Sang Hyang Dewata, bahwa Sang dewata tuli bila tidak mengabulkan doa seluruh kurawa agar Petruk dilengserkan seperti Semar. Tidak kurang akal Sengkuni yang sudah tua renta pun mengaku siap jadi ratu bila Duryudhana ragu melengserkan Petruk.

Kisah ini hasilnya sudah kita ketahui bahwa sebelum Bharata Yudha terjadi, Sang Petruk tetap di atas tampuk tahta, sampai satria piningit kembali dari pertapaannya. Namun kita harus ingat, bahwa Petruk tidak akan bisa duduk di tahta singgasana astinapura apabila tidak memangku Abimanyu, dan Abimanyu juga tidak bisa menjalankan pemerintahan tanpa Petruk yang memangkunya. Alias kekuasaan sesungguhnya hanya akan datang bila seorang Ratu mau dipangku rakyat jelata dan memihak kepada rakyat jelata.

Perjalanan bangsa Indonesia yang belum bertobat akan melalui hukum dunia, hukum roh-roh penguasa di udara yang berlaku di Indonesia. Jadi sesuai dengan kepercayaan orang Indonesia pada umumnya terhadap legenda Mahabarata, maka hal ini akan dan sedang terjadi di Indonesia. 
*Penguasa Indonesia (roh-roh legenda, seperti halnya di dalam Daniel 10-11).

Namun bila orang Kristen tekun berdoa tiada henti, maka akan ada kesejahteraan di Indonesia. Terlepas dari barata yudha yang akan terjadi akibat kebathilan akan memerangi kebajikan dengan hawa nafsu dan issu-issu jahat serta menggunakan kekerasan.. Saat ini sedang terjadi masa transisi agama di indonesia (kekristenan akan menjadi mayoritas, saat ini kekristenan sudah mencapai 30% penduduk Indonesia dan setiap tahu Islamn terjadi 4-7 juta orang konversi Islam ke Kristen). Islam Radikal sedang oanik dan hendak menekan kalau bisa menghancurkan kekristenan dan mendirikan negara Khilafah. Apabila orang kristen tetap berdiam tidak melawan persekusi oleh orang Islam Radikal dengan kekerasan melainkan dengan berapologia dan jalur pembelaan tanpa kekerasan, maka perang saudara tidak akan terjadi. Melainkan akan makin nyata bedanya kejahatan dengan kebaikan. Pengikut Iblis dengan Anak-anak Kerajaan Surga.

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan , sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
Yeremia 29:7 TB

Israel dan Islam: Perdamaian dan Penghianatan



Ketika saya membaca berita ini dari Postingan seorang kawan di FB, maka saya teringat ulasan saya di buku Khilafah Terakhir. Saya menulisnya di bulan agustus 2016 dan diterbitkan di tahun yang sama di bulan Desember. Saya cukup terkejut bahwa Isral sampai dengan hari ini telah menjalin hubungan baik dengan beberapa negara Arab setelah sempat terjadi banyak sekali konflik dan ketegangan.

Berdamai dengan Israel
Mungkinkah Arab berdamai dengan Israel? Jawabnya adalah HARUS. Untuk bisa bangkit dari keterpurukannya, satu-satunya halangan bagi Arab adalah Israel. Mau tidak mau Arab harus berdamai dengan Israel dan mematuhi keinginan si “anak manja” ini. Apa yang yang menjadi permintaan Israel? Tentu saja ada dua:
Pembangunan Bait Suci di Yerusalem tanpa gangguan dari ekstrimis penduduk Palestina yang anti Israel
Hak penguasaan atau akses atas Gunung Sinai sebagai legitimasi sejarah sebuah bangsa. (Sinai yang asli bukan Sinai Peninsula, namun Sinai yang di tanah median, Saudi Arabia)

Konversi ideologi (bukan lagi agama) sangat menakutkan bagi Arab. Karena hal ini bisa berarti Perang Saudara yang jauh lebih besar dari yang selalu terjadi di sepanjang masa dari sejak lahirnya Islam. Tanpa kesatuan Ideologi maka mereka kembali menjadi bangsa barbar yang saling berperang satu sama lain tanpa aturan dan kesepakatan. Islam berhasil mempersatukan bangsa-bangsa ini menjadi satu bahasa budaya dan ideologi. Semangat Muruwwah serta 6 Pilar Islam benar-benar cocok untuk seluruh Arab. Namun kenyataannya gelombang konversi ini begitu besar dan tidak akan dapat terbendung. Dapatkan Ideologi yang baru ini mempersatukan seluruh Arab?
Suatu fakta dapat disimpulkan bahwa Kesadaran Kemerdekaan di dalam Kristen sebagai “institusi agama” akan menyebabkan:
Perkembangan Kesadaran Hidup tanpa Paksaan dan kemerdekaan dalam memilih jalan hidup, tanpa tekanan tanpa sanksi jasmani, kecuali hukum negara yang membatasinya. Kekeristenan terbukti pernah membuat Amerika menjadi negara bebas dan maju yang diidamkan banyak orang.
Perpindahan/conversion antar agama menekan perkembangan pengikut ideologi keislaman

Namun apakah ideologi baru ini cocok untuk bangsa-bangsa Arab?
Firman Allah mengatakan bahwa sepuluh orang dari berbagai bangsa akan memegang punca jubah satu orang yahudi kuat-kuat dan mereka akan berkata: “kami mau menyertai kamu sebab telah kami dengar bahwa Allah menyertai kamu.”Satu-satunya ideologi yang mirip dengan ideologi lama mereka hanyalah Taurat yang dimiliki oleh bangsa Yahudi. Yang telah 3.500 tahun dilestarikan dengan luar biasa. Bangsa-bangsa Arab yang ketakutan akan kepunahan mereka akan segera mendekati Israel dan menggenapi Firman Tuhan tersebut. Untuk sesaat lamanya Israel akan menjadi kesayangan seantero dunia.
Kristen dari aliran apapun, mashab apapun, seliberal apapun, semua berakar dari tradisi Yahudi. Maka para pemimpin Kristen akan segera terkejut mendapati bahwa secara politis Arab akan lebih dekat kepada Israel dari pada kepada Kristen. Kecemburuan ini menjadi semakin memuncak, mengingat pendukung Zionisme dulu adalah mayoritas umat Kristen (walaupun ada juga yang tidak mendukung). Kita tidak bisa bersepekulasi apakah motivasi dari Penguasa Antikris ini disebabkan karena politis, kecemburuan atau penyebab lain. Namun yang jelas, rasul Yohanes dalam kitab Wahyu mengatakan bahwa roh antikris ini adalah roh Babel, yang akan bangkit di Irak, menyulut sebuah dominasi baru yang akan memanfaatkan hubungan baik dengan Israel bahkan akan memperdaya Israel dengan barter-barter politisnya (salah satunya adalah Bait Suci dan Sinai). Sekali lagi Israel hanya akan takluk kepada siapa saja yang mampu memberinya Bait Suci dan Sinai dengan suatu kemudahan. Ini adalah Perang Kerajaan Surga dengan Kerajaan Kegelapan yang sesungguhnya. Babel, di mana seluruh sejarah manusia berawal, dari penciptaan, kejatuhan, bangsa raksasa, angkara murka serta kesombongan manusia yang hebat, penguasaan dunia silih berganti dan akhirnya kembali lagi ke sana. 

Menguasai Bait Suci di Yerusalem

Setelah Sinai diserahkan kepada Israel dan Bait Suci dibangun. Maka Israel akan mencapai  masa kejayaannya. Seperti telah dijelaskan di atas bahwa Bait Suci adalah sebuah pertanda kejayaan atau kehancuran suatu bangsa yang besar. Israel akan begitu baik dengan aliansinya yang terbaru: Penguasa yang baik yang sanggup mewujudkan perdamaian di Timur Tengah dan Dunia.
Tanpa disadari Israel begitu percaya, dan mengatakan masa damai, aman, tentram tidak ada suatu apapun terjadi yang menggentarkan lagi. Saat itu mereka mengijinkan Penguasa aliansi nya untuk mengakses Bait Suci untuk ibadah mereka. Entah dari Yudaisme mashab yang berbeda, atau kemungkinan dari Kristen yang menggunakan ritual yang sama. Mengingat saat ini banyak sekali aliran Kristen yang sangat Yahudi (menggunakan ritual dan tradisi Yahudi dalam ibadah dan kehidupan sehari-harinya). Ketika saatnya tiba, maka sang Penguasa yang Baik itu menyatakan dirinya sebagai Antikris, menghentikan korban sehari-hari di Bait Suci, dan mengharuskan seluruh dunia menyembahnya.
Hari itu, seluruh sistem ekonomi dunia telah disepakati. Kontrol dengan microchip yang hebat dan mengagumkan dunia, sudah menjadi ketergantungan masyarakat. Namun microchip telah dikuasai oleh sang Penguasa Baru. Seluruh dunia membutuhkan keteraturan dan jaminan kestabilan perekonomian dunia yang dimiliki oleh sang Penguasa Baru Antikris.
Tidak ada sesuatu apapun di kolong langit di atas bumi yang tidak diketahui oleh Penguasa Antikristus. Pemerintah baru ini sedemikian berkuasa dan memegang kendali atas seluruh aspek kehidupan manusia, dari perekonomian, budaya, pendidikan, politik, sosial, pertahanan keamanan, agama, bahkan sampai kepada kehidupan pribadi masyarakat. Microchip telah mempermudah sang Penguasa untuk mengontrol kehidupan. Seperti TUHAN, ia mengetahui, merencanakan dan bertindak.

Bait Elohim, Antikris & Islam


BAIT ELOHIM, ANTIKRISTUS & ISLAM
===============================
Banyak orang Kristen ikut-ikutan dengan trend issue pembangunan Bait Elohim di Yerusalem. Namun mari kita lihat sekilas fakta-fakta tentang Bait Elohim menurut Alkitab dan Sejarah:

th 966BC Bait Salomo : Israel murtad dan terpecah menjadi Samaria dan Yerusalem
th 465BC Bait II (Ezra & Nehemia) : YHWH berhenti berfirman...  sejak Maleakhi sampai jaman Yesus Kristus.
th 20xxAD Bait III : Antikristus menampakan dirinya

Perhatikan, setiap kali Bait Elohim diresmikan, maka di generasi yang sama selalu terjadi hal yang menyedihkan bagi umat Israel dan dunia.

Yesus jelas berkata: 
Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
Yohanes 4:21 TB

Namun manusia selalu ingin menempatkan Elohim Yang Maha Besar di dalam sebuah kotak bikinan manusia..

Beginilah firman Tuhan : Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?
Yesaya 66:1 TB

Namun demikian, Bait Elohim III merupakan pertanda jaman yang telah diberitakan oleh Yesus. Ketika Yesus  dalam Matius 21:29-30 megatakan tentang perumpamaan Pohon Ara yang bertunas, adalah mewakili bangkitnya Israel di akhir jaman, pohon lainnya adalah bangsa-bangsa kuno lain yang dalam dekade yang sama memproklamirkan kemerdekaannya.

Sedangkan Yesus sudah memperingatkan bahwa Pembinasa Keji (Antikristus) akan menguasai Bait Elohim III dan menghentikan korban sehari-hari. (Matius 24:15).

Dan masih di pasal yang sama, Yesus memperingati kedatangan antikristus ini mengaku sebagai Mesias (Yang diurapi /dijanjikan), dan mengklaim keberadaannya melalui Bilik yang di padang gurun (Matius 24:26). Yang kita tahu bahwa Nabi baru yang mengaku mesias atau dijanjikan adalah Muhammad. Dan ia menyerukan untuk datang kepada allah nya yang di dalam bilik di padang gurun (Kabah di Mekkah).

Jadi Yesus sudah memberitahukan bahwa Antikristus ini adalah Islam. Kalau kita cek esensial dari Alkitab Kristen adalah:

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Roma 10:9 TB

1. Yesus Kristus mati disalibkan menebus umat manusia dari dosa
2. Yesus Kristus adalah Tuhan

Namun Alquran berusaha dengan gigih menyangkal kedua nya.. dan inilah Antikristus itu.
2 Petrus 2:1 guru-guru palsu yang menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka.. 

heii!! bukankah antikristus berasal dari Kristen?? Betul. Muhammad adalah seorang pembaca Taurat (PL) dan kitab Kristen (PB) atau Alkitab PL dan PB. Ia mengaku pengikut para Nabi sebelumnya (termasuk menganggap Kristus sebagai Nabi).  Semua ajaran muhammad berasal dari Waraqah yang seorang Kristen.

Muhammad mengklaim bahwa allahnya adalah Allah sejati, allah dari Abraham dan Yesus yang harus berkuasa di Bait Elohim.

yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
2 Tesalonika 2:4 TB

Namun sedemikian mulanya Antikristus berasal dari Kristen, maka di akhir jaman, maka Antikristus juga berasal dari Kristen yang di Islahkan (baca didamaikan dengan Islam) dalam satu malam. 

Muhammad bernubuat dalam hadithnya (yang tentu saja mencuplik dari Alkitab) bahwa Antikristus akan berasal dari umatnya (dari Babel) dan akan diislahkan dalam satu malam (murtad dari Kristen) dan berkuasa 7 tahun lamanya (Antikristus berkuasa 7 tahun).

Jadi jelas-jelas bahwa Islam adalah Antikristus. Dan menurut perhitungan pola babel maka Antikristus di akhir jaman akan muncul di abad ke 21 bertepatan dengan peresmian Bait Elohim III dan berkuasa mulai dari Irak (Babel).

35c. BC Nephilim (Ur- Irak)
21c. BC Nimrod Menara Babel (Irak)
7c BC Kebangkitan Neo Babylonia (Irak)
7c AD Lahirnya Islam (bukan di mekkah, tapi di Damaskus dan di Bagdad)
21c AD Imam Mahdi di Irak

Namun mengapa belum terjadi sekarang ? Jelas karena ada kuasa yang menahannya. Yaitu kita orang percaya. Namun saat pengangkatan tiba, sangakala dibunyikan dan seluruh orang percaya diangkat oleh Yesus, maka Antikristus atau Islam akan memiliki kemampuan untuk menguasai dunia.

Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
2 Tesalonika 2:6‭-‬8 TB

Maka mulai sekarang berdoalah dan beritakan Kabar Keselamatan melalui Yesus Kristus. Sebab waktunya tidak lama lagi. Kapankah? Saat Bait Suci Israel diresmikan, berjaga-jagalah, sebab dalam generai yang sama Tuhan Yesus akan datang kembai di awan-awan mengangkat umatNya, maka Antikristus akan segera menyatakan dirinya.

Monday, June 4, 2018

Hak Kepemilikan Tanah Perdamaian (Israel)


=====================================

Namanya disebut Tanah Perdamaian, namun bagi orang Yahudi lazim disebut Tanah Perjanjian. Letaknya di sebagian wilayah Phoenicia, atau dahulu kala, di jaman prasejarah disebut Kanaan. Adalah tanah yang selalu menjadi perebutan bagi banyak bangsa sejak jatuh ke tangan Roma: bangsa-bangsa Arab dan bangsa-bangsa Eropa. Semua mengatasnamakan agama.
Ketika Yerusalem dihancurkan Roma oleh Jendral Titus pada tahun 70M, maka seluruh orang yahudi terserak ke seluruh dunia. Sejak saat itu Yerusalem dikuasai roma sampai abad ketiga, ketika Kristen dijadikan agama negara oleh Roma, Yerusalem kembali dijadikan kota suci, tempat ziarah orang Kristen (Katolik). Abad ke 7M (634-641) islam melakukan invasi ke Damaskus, lalu ke Yerusalem pun ditaklukan. Sejak saat itu Yerusalem menjadi wilayah pendudukan Islam. Tidak lama karena banyaknya keluhan orang Kristen dibunuh atau dianiaya ketika berziarah ke Yerusalem, maka Roma mengirimkan Pasukan Salib pertama pada abad 9. Perang salib yang memakan waktu 3 abad, akhirnya dimenangkan oleh Roma dan sekutunya: Inggris. Dalam kemenangan perang salib ini tidak hanya Tanah Phoenicia saja yang ditaklukan Inggris, sampai seluruh jasirah arab pun ditaklukannya. Maka  sejak abad ke 12 seluruh Phoenicia (ex israel, yang saat itu masih dalam wilayah kekuasaan Ottoman Turki) dan Jasirah Arab sdh dikuasai oleh eropa terutama inggris.

Bangsa-bangsa Arab yang mayoritas beragama Islam ini masih berkeinginan untuk menguasai tanah Phoenicia ini. Hal ini disebabkan karena Masjid Al Aqsa, situs keagamaan yang disucikan oleh Islam dan juga mereka sangat memahami bahwa bila orang Yahudi kembali ke tanah pusakanya maka akan terjadi ketidakstabilan di tanah Arab. Seperti halnya kita tahu bahwa seluruh jasirah Arab menyebut dirinya bangsa Arab, namun Yahudi tidak akan mau disebut Arab. Mereka adalah bangsa khusus pilihan Tuhan. Dan kehadiran Israel akan merusak seluruh sejarah Islam, agama yang mempersatukan seluruh Arab. Maka itu bangsa Arab bersekutu dengan Jerman dalam Perang Dunia I, dan kemudian melakukan negosiasi dengan Hitler dalam Perang Dunia 2 untuk memusnahkan Orang Yahudi.

Dalam perang dunia I inggris nyaris kalah perang melawan aliansi Jerman dan Islam (bangsa-bangsa Arab). Sedangkan para pemuda Turki dan Lebanon pun menyerukan Pan Islam, karena mereka sudah muak dengan para bangsawan arab yang dianggap pecundang menjadikan seluruh jasirah arab daerah taklukan bangsa kafir (sekalipun  bukan merupakan kolonialisme atau imperialisme, nyata bahwa seluruh jasirah arab tunduk kepada Inggris dan eropa).

Yang menjadi masalah adalah perjanjian Balfour awal abad 20 (1917), Inggris berjanji kepada orang Yahudi, bila berhasil membujuk senat Amerika untuk menjadi sekutu untuk memerangi aliansi jerman dan arab, maka akan memberikan Tanah Perjanjian kepada orang yahudi dan mendirikan negara israel.
Namun di lain pihak Inggris menawarkan dukungan kepada Pan Islam, yang mayoritas pemuda-pemuda Turki dan Lebanon untuk melepaskan diri dari kungkungan Eropa dan para bangsawan bangsa-bangsa Arab, serta memberikan Tanah Perdamaian kepada Islam.

Akhirnya, terjadilah: Yahudi berhasil membujuk Amerika ikut terlibat dalam Perang melawan Aliansi Jerman - Arab, serta Pan Islam menghianati para bangsawan Arab dengan berpihak kepada sekutu. Terjadi kericuhan... kedua belah pihak (Zionis dan Pan Islam) menyerukan klaim sebagai pemilik Tanah Perdamaian. Inggris penyebabnya, melalui kegagalan lobi demi lobi, akhirnya  Inggris cuci tangan menyerahkan kepada Persatuan Bangsa-Bangsa (United Nations). 

Israel merasa memiliki legitimasi dr Tanakh (kitab suci Yahudi) yang sudah berusia lebih dari 3000 tahun.
Orang "palestina" juga merasa selama ini (entah sejak kapan) mereka di sana.
Sebab orang palestina bukan Filistine / kanaan di jaman Musa. Orang filistine ini sudah musnah jaman asyur abad 7 BC. Jadi mereka juga pendatang yang kemudian mengaku sebagai Bangsa Palestina (padahal mereka adalah gabungan berbagai etnik Turki, Lebanon, Yordania dan Arab selatan). Mereka adalah bangsa-bangsa yang bergantian tinggal di Phoenicia sejak abad ke 12.

Keberatan dari Pan Islam adalah Israel akan menjadi gangguan bagi persatuan dan kebangkitan Islam di seluruh dunia yang semenjak perang salib berakhir telah kalah dan pudar kejayaannya. Sebab sejak Islam mengalami kejayaan di masa Abbasiyah berkuasa di abad 7-8M, maka seluruh Arab bisa bersatu. Sebelumnya mereka saling berperang. Bahkan dari Yaman, Oman, Irak, Iran sampai Yordan dan Turki mereka diaebut Arab. Bahkan mungkin Mesir juga. Hanya Israel yang bukan arab, tidak akan pernah mau disebut Arab. Karena mereka tidak beragama islam. Jadi pendeknya Arab hampir identik dengan Islam, dan Islam hampir identik dengan Arab. Bagi kebanyakan orang muslim pun, menjadi Islam sama dengan mengadopsi budaya Arab. 

Keinginan dan tekad orang Yahudi adalah memiliki tanah sendiri bagi etnik Yahudi. Mereka sudah lebih dari 2000 tahun tercerai berai. Kemanapun mereka pergi selalu terjadi pembantaian terhadap etnik Yahudi. Mereka harus memiliki Tanah sendiri, tanah merdeka, yang merupakan Tanah Perjanjian dari Tuhan mereka: Yahweh, sesuai yang tertulis di dalam Tanakh. Kenyataan kepemilikan Tanah Perjanjian Israel ini juga diakui dalam Alkitab Kristen dan Alquran milik Islam.

Namun demikian, Pan Islam menggunakan "Orang Palestina" berkehendak menyingkirkan semua orang Yahudi dari Phoenicia. Orang Yahudi hanya ingin kemutlakan kepemilikan atas nama Bangsa Yahudi. 
Ketika puncak kebencian bangsa-bangsa Arab terhadap Yahudi, mereka melakukan penyerangan yang dikenal dengan "Yom Kipour War" tahun 1973. Perang yang tidak imbang ini akhirnya dimenangkan oleh Israel (Israel dikeroyok oleh Arab, Syrian, Mesir, Yordanian dan bangsa-bangsa arab). Bahkan Israel merebut wilayah-wilayah baru dari musuh-musuhnya seperti Sinai Peninsula dan Dataran Tinggi Golan. Namun demikian wilayah-wilayah tersebut bukanlah termasuk Tanah Perjanjian, maka Israel mengembalikan wilayah tersebut kepada pemiliknya: Mesir dan Yordania. Jadi sangat kelihatan bagaimana Israel hanya menghendaki kepemilikan atas "Tanah Yang Dijanjikan Yahweh" saja.

Hari-hari ini banyak orang berusaha berkomentar terhadap perseteruan kedua belah pihak. Para penonton pun menggunakan issue agama dalam memihak. Mereka tidak sadar bagaimana kekuatan Zionis dan Pan Islam sedang bekerja. "Proxy War" Zionis dan Pan Islam. Sesungguhnya kedua pengaruh besar di dunia ini SUDAH melakukan perang dunia III, dengan HADIAH TANAH PERDAMAIAN, dan medan perang nya adalah dunia ketiga.. seperti Indonesia, Afganistan, Malaysia, Nigeria, Ghana, Cameroon dan lain-lain. Maka mereka juga berusaha melibatkan Eropa dan Amerika untuk kembali ke dalam konflik Tanah Perdamaian. Maraknya pengungsi arab di Eropa merupakan pertanda besar bagi akan semakin meluasnya Proxy War ini. Bukan hanya akan terjadi di negara-negara berkembang namun juga merambah ke Eropa.

Bagi Pan Islam Yahudi adalah ancaman dan orang "Palestina" yang saat itu di bawah wilayah Ottoman Turki terlalu lamban mendirikan negara Palestina, ketika Phoenicia dilepaskan oleh Inggris setelah memenangkan semua Perang Dunia I dan II.
Bagi Zionis, Palestina hanyalah sekumpulan berbagai etnik pendatang di tanah mereka, yang secara sejarah dan arkeologi terbukti merupakan pusaka nenek moyang mereka. Ketika Inggris melepaskan Phoenicia berarti saatnya untuk kembali ke Tanah Perjanjian, atau Tanah Perdamaian bagi dunia.

----------
nb:
Ketika manusia mencari Tuhan dengan menggunakan Simbol dan Ritual, disitulah peluang Agama Ideologi masuk. Mereka akan mulai mencari kesamaan identitas yang tidak diperlukan oleh Tuhan, melainkan diperlukan oleh manusia agar "merasa" ber-Tuhan. Akibatnya maka solidaritas simbol pun ditegakkan dengan mengatasnamakan Tuhan. Konflik horisontal pun terjadi masing-masing mengatasnamakan Tuhan. Dan parahnya saling bunuh dengan mengatasnamakan Tuhan.

Semua sudah saya tulis di buku saya Khilafah Terakhir Penguasa Dunia. 
Baik Yudaisme dan Islam adalah agama Ideologi. Menjadi seorang Yudaisme artinya menjadi seorang Yahudi, harus diproselit (tahapan pertama dengan Sunat) dan menjadi Islam artinya menjadi Arab yang juga harus disunat (walau tidak jelas darimana perintahnya). Nah Loh!!! sama sama tumpul... :P

Bangkitnya Agama Leluhur Kemajuan atau Kemunduran?


=====================================
Heboh dengan bangkitnya agama leluhur di Indonesia dan bahkan MK memutuskan bahwa kolom agama boleh di isi dengan aliran kepercayaan.
Tentu saja banyak sekali penganut "islam abangan" yang gembira. 
Orang-orang abangan ini sebenarnya tidak sungguh hati memeluk islam, bukan karena tidak percaya, melainkan karena sebenarnya mereka lebih percaya kepada agama nenek moyang mereka. 
Nenek moyang mereka telah memiliki kepercayaan yang lain, sebelum ada pemaksaan  untuk beragama  salah satu dari lima agama resmi) oleh pemerintah orde baru bahkan jauh sebelum islam masuk nusantara.

Namun MUI mencela keputusan MK ini dan menganggap bahwa ini adalah kemunduran negara indonesia ke jaman batu.


Suatu statement yang cukup memprihatinkan dari pemuka agama yang tidak paham sejarah. 
Apabila kita tengok ke jaman sejarah Nusantara, Tanah Air kita tidak pernah jatuh ke tangan bangsa asing sebelum berdirinya Kerajaan Khilafah di Nusantara (dari Samudera Pasai, Aceh, Kesultanan Demak sampai Ternate).  Jaman Sriwijaya dan Majapahit yang disebut jaman batu oleh MUI, justru Nusantara mengalami masa kejayaan yang bahkan sampai hari ini belum bisa dicapai oleh President Indonesia siapapun dalam sejarah Indonesia pasca kemerdekaan. 

Justru setelah kesultanan Khilafah ini berdiri, satu persatu tanah air kita #DIJUAL kepada asing demi keserakahan penguasa dan mempertahankan kekhalifahan mereka.  Para sultan ini menjual saudara sebangsa nya kepada Belanda dan Portugis di kelanggengan kekuasaan mereka. akibatnya Asing sedikit demi sedikit menguasai Tanah Air, karena barter politik, dan ongkos perang yang tidak sedikit.

Perlu diketahui bahwa pada awalnya Portugis dan Belanda datang ke Nusantara adalah untuk berdagang rempah-rempah, bukan berperang apalagi menjajah. Mereka harus menyewa tanah kepada penguasa setempat untuk membangun gudang perbekalan mereka.  Namun suatu ketika pecahlah pemberontakan terhadap Sultan karena memang Sultan juga mendirikan kerajaannya dengan memberontak dari penguasa terdahulu yang bukan beragama Islam, dan mereka menyebarkan agama islam dengan kekuasaan yang mereka miliki.
Maka demi memenangkan perang melawan pemberontak Sultan Islam ini bekerja sama dengan Belanda dan Portugis, baik dengan barter persenjataan maupun tentara. Tentara??? Ya sebab kulit mereka berbeda dengan kulit Pribumi Nusantara, sehingga lebih mudah membedakan mana lawan dan mana kawan. Alias: sultan membantai pribumi dengan bantuan bule.

Perang Ternate : Sultan Ternate menyerahkan Sultan Tidore kepada Portugis.
Pemberontakan Trunojoyo: Sultan Mataram menjual Jayakarta dan Pantura Jawa kepada Belanda.
Perang Diponegoro : Sultan Mataram menyerahkan Diponogoro kepada Belanda, dan keturunan diponegoro dianggap pemberontak.
Kesultanan Aceh bekerjasama dengan Belanda untuk memperkuat posisinya pada masa Sultan Alaidin Righayat Syah Sayed Al-Mukammil (kakek Sultan Iskandar Muda).

Mungkinkah dengan kebangkitan agama leluhur ini sesuai ramalan jayabaya bahwa akan membangkitkan kejayaan Nusantara di masa lalu??? Kepercayaan Leluhur untuk menjaga keselarasan dengan alam, menjaga toleransi dengan sesama, mawas diri, rendah hati, ramah dan pitutur luhur lain yang sudah lama hilang dari wajah Nusantara? Kosakata ini sudah lama hilang dari Indonesia yang terus menerus mengalami konflik etnis dan agama yang mengerikan...

Yang jelas kita perlu mengembalikan wajah Nusantara yang ramah, penuh senyum, toleransi rakyat dan mawas diri, tepaselira serta segala kebajikan lain yang telah lama ditinggalkan oleh karena keinginan sekelompok orang yang ingin mendirikan Khilafah di Indonesia dan sekelompok penguasa serakah lainnya..

sumber:
 #Sejarah_Khilafah_Nusantara by Jozeph Paul Zhang

Saturday, June 2, 2018

Kitab Suci Palsu Yang Berbahaya


================================
Orang Islam sedang sibuk bersih-bersih dan kebas-kebas dari stigma Agama Biadab akibat ulah sekelompok orang yang begitu saleh dalam melakukan syariat agama islam lebih daripada orang Islam yang lain.

Namun apapun sangkalan mereka terhadap tindakan para teroris yang meledakan diri dan memakan korban orang lain, tetap tidak bisa dipungkiri bahwa keompok ini melakukan keyakinannya karena bersumber dari sumber yang sama dengan yang kebas-kebas: ALQURAN.

Nabi yang mengatakan bahwa Alquran adalah wahyu yang ia terima melalui malaikat di dalam Gua, mengklaim bahwa Alquran adalah penyempurna dari kitab sebelumnya yakni Taurat dan Injil.
(jadi tidak termasuk kitab para nabi).

Mengabaikan kritik historis Alquran yang menurut bukti arkeologis dan geografis adalah fiksi dari mesopotamia (bukan dari Mekkah seperti klaim orang Islam), kita tetap bisa melihat bahwa Isi Alquran sangat berbeda dengan Taurat dan "Injil".

Beberapa hal yang crucial dan Fatal dari kesalahan Tiruan Kitab Mekkah terhadap Kitab Kristen dan Yahudi adalah:

1. Taurat mengandung 613 rincian detil dan menggunakan sandi huruf dan angka yang memiliki arti, yang diabaikan oleh Nabi Islam. Bahkan Nabi Islam tidak tahu bahwa ada nama Yahweh yang merupakan nama yang kudus bagi sesembahan Israel. Sebab di jaman itu sudah tidak ada kitab berbahasa Ibrani. Dan nama Yahweh hanya boleh ditulis dalam Kitab Suci bahasa Ibrani karena salah satu hukum taurat mengatakan "Jangan menyebut nama Yhwh dengan sembarangan". Sehingga terjadi kesalahan bahwa nama dewa mekkah disebut-sebut bernama Allah الله, sebagai padanan dari nama sesembahan Yahudi yakni Eloah. Padahal orang Yahudi jarang menyebut Eloah (bentuk tunggal), mainkan Elohim (bentuk jamak). Akibatnya terjadi kebingungan penggunaan Kami dan Aku dalam Alquran. Si Penulis Alquran bingung karena mencoba meniru Alkitab yang kadang menggunakan Kami dan Aku bergantian, karena Elohim maupun El /Eloah bukan merupakan personal yang terpisah melainkan satu kesatuan dan namaNya adalah YHWH (Lihat tangan yang berpaku).
Dan Elohim adalah wujud manusia Yesus Kristus itu sendiri.
(Manusia diciptakan menurut gambar Allah adalah gambaran Elohim yamg jamak namun satu Kejadian 1:26-27)

2. Injil itu bukan lah sebuah kitab yang diturunkan kepada Yesus. Sebab Yesus tidak mengajarkan ajaran baru. Dan kata Injil yang dimaksud Yesus, dan merupakan "Pesan Utama" dalam ajaran Yesus yang pertama dalam Lukas 4, yang mengutip dari Yesaya 61:1 adalah berasal dari kata Euanggelion (= Kabar baik). Jadi bahkan Nabi Yesaya, 800 tahun sebelum Yesus pun sudah memberitakan Injil. Bahkan Raja Daud, hidup 1000 tahun sebelum Yesus sudah memberitakan Injil (Mazmur 96:2) dan Yohanes Pembaptis pun sudah memberitakan Injil sebelum Yesus (Lukas 3:18).
Jadi Injil atau Kabar Baik yang diberitakan Daud, Yesaya, Yohanes Pembaptis dan Yesus adalah Taurat dan Kitab Para Nabi itu sendiri, yang dinyatakan dengan Roh Allah.

3. Kitab Suci Taurat dan Para Nabi serta Perjanjian Baru Kristen menubuatkan dan membuktikan bahwa Yesus Kristus adalah Elohim sendiri, dan Ia menjadi manusia mati disalib serta menebus manusia dari dosa-dosanya. Sedangkan Alquran menyangkal bahwa Yesus adalah Allah, dan Yesus tidak pernah disalib, mainkan diserupakan. Ini jelas penistaan orang Islam kepada Elohim. Sama seperti anak kurang ajar yang menyangkal Ibu kandungnya telah menyabung nyawa demi melahirkannya.. Lebih lagi Alquran malah mengatakan Kitab Taurat dan Injil orang Kristen itu palsu.

4. Nabi Islam mencoba meniru hukum dalam Taurat menerapkannya kepada kaum nya. Ia sama sekali tidak paham bahwa hukum tersebut sudah dibatalkan oleh Yesus Kristus di kayu salib. Yesus sendiri mengatakan bahwa Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi berlaku sampai jaman Yohanes Pembaptis. Dan Yesus sudah menggenapi seluruh Hukum Taurat dan Kitab Para Nabj Matius 5:17-19. Dan Paulus menegaskan bahwa kematian Yesus disalib membatalkan seluruh hukum Taurat dan ketentuannya (Ef 2:15).
Islam sangat takut sekali dengan pengajaran Paulus. Karena pengajarannya samgat gamblang dan mematahkan semua dusta dalam alquran tentang Taurat dan Yesus.
Hukum yang sudah kadaluwarsa ternyata masih digunakan oleh Islam sampai dengan jaman ini.
Bahkan Elohim memperbarui perjanjian dengan umatNya di jaman Yesus. Islam mengembalikan hukum Kasih menjadi hukum daging yang kejam. Hukum yang digunakan Islam adalah tiruan dari Taurat, yang bahkan tiruan taurat yang salah.

Maka gak heran dalam ketidak pahaman Islam mereka kebas-kebas dari stigma kejaman dan kebiadaban orang-orang yang melakukan syariat Islam dan mengatakan bahwa di Alkitab Kristen juga diajarkan membunuh. Padahal persoalan bunuh membunuh itu ada di jaman barbar yang sudah dibatalkan dan diperbaharui oleh Yesus Kristus 2000 tahun yang lalu. Masssnya allayy... 2000 tahun yang lalu hukum Taurat sudah dibatalkan!!! Ini tahun 2018 coy!!!

Islam berusaha mengingatkan Perang Salib... namun mereka lupa, Perang Salib diumumkan oleh Roma untuk meghentikan kebiadaban Islam saat itu. Islam akhirnya kalah dalam perang salib abad ke 12. Dan hari ini seakan ingin membangkitkan kejayaan Islam masa abasiyah di Babel dan berambisi menguasai dunia.

Hari ini mau sehebat apapun islam kebas-kebas dari stigma biadab, tidak akan berhasil. Sebab perintah membunuh itu ada jelas tertulis dalam kitab mereka. Dan ajaran mereka adalah membalas dengan membunuh.

 Alih-alih meniru Taurat, Islam justru meniru hukum Babel di jaman Nimrod. Hukum yang kejam tanpa kasih dan pengharapan.

Sejak jaman Adam, iblis meniru firman tuhan dan memutarbalikan.Sehngga manusia jatuh dalam dosa dan binasa.

Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Yohanes 8:44 TB

Barang tiruan  tidak baik. Seringkali membahayakan penggunanya bahkan orang yang di dekat penggunanya.

Saatnya orang Islam membaca dan meyakini Kitab Suci yang asli, yang mengajarkan Mengasihi dan Mengampuni, yang mengajarkan jangan membenci, jangan membalas musuhmu maka dunia akan aman damai.