Friday, June 10, 2016

PARAN, BAKA DAN MEKAH = MODUS BLUNDER LEGITIMASI SEBUAH MITOS


PARAN LETAKNYA DI ANTARA SINAI DENGAN BERSYEBA
Ulangan 33:2 TB LAI
Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.

Deuteronomy 33:2 The NET
He said:The Lord came from Sinai and revealed himself  to Israel  from Seir. He appeared in splendor from Mount Paran, and came forth with ten thousand holy ones. With his right hand he gave a fiery law  to them.

Septuaginta LXX
Deuteronomy 33:2
[2]καὶ εἶπεν κύριος ἐκ Σινα ἥκει καὶ ἐπέφανεν ἐκ Σηιρ ἡμῖν καὶ κατέσπευσεν ἐξ ὄρους Φαραν σὺν μυριάσιν Καδης ἐκ δεξιῶν αὐτοῦ ἄγγελοι μετ’ αὐτοῦ

Masoretic
Deuteronomy 33:2
(אֵ֥שׁ ק)[אֵשְׁדָּת כ]מִֽימִינֹ֕ו קֹ֑דֶשׁ מֵרִבְבֹ֣ת וְאָתָ֖ה פָּארָ֔ן מֵהַ֣ר הֹופִ֙יעַ֙ לָ֔מֹו מִשֵּׂעִיר֙ וְזָרַ֤ח בָּא֙ מִסִּינַ֥י יְהוָ֞ה וַיֹּאמַ֗ר
לָֽמֹו׃(דָּ֖ת ק)

Ayat ini tidak pernah menunjukan bahwa Paran adalah Mekah ataupun Sinai. Paran, Sinai dan Mekah adalah ketiga lokasi yang berbeda.
-       Mekah ada selatan, di antara Sinai dengan Yaman
-       Sinai ada di antara Medinah dengan Paran, Sinai ada di daerah orang Median, Median adalah anak Keturah (Keturah adalah istri Abraham)
-       Paran ada di utara Sinai, antara Sinai dengan Petra Yordania, bersebelahan dengan Padang Gurun Seir.

Dalam perdebatan Lexicon, frasa “di sebelah kanan-Nya” kata “kanan” berasal dari kata מִֽימִינ֕וֹ baca: mî-mî-nōw
NASB (New American Standart) pernah menterjemahkan kata mî-mî-nōw sebanyak 4x menjadi selatan, dengan alasan bahwa ketika menghadap ketimur, maka tangan kanan manusia mengarah ke selatan. Jadi dalam makna hurufiah, mî-mî-nōw berarti kanan, namun dalam makna implisit NASB berarti selatan (1 Samuel 23:19, 24; Yehezkiel 16:46; Mazmur 89:13, Mazmur 107:3)
Dalam ayat ini sekalipun kata mî-mî-nōw diterjemahkan menjadi selatan, maka tidak akan mengubah lokasi Seir, Sinai dan Paran. Sedangkan NASB sendiri dalam ayat ini menterjemahkan sebagai berikut:
NASB Deuteronomy 33:2
He said,
            “The LORD came from Sinai,
            And dawned on them from Seir;
            He shone forth from Mount Paran,
            And He came from the midst of ten thousand holy ones;
            At His right hand there was flashing lightning for them.

jadi NASB sebagai concordance yang pernah menafsirkan kata "miminow" menjadi selatan, dalam ayat ini justru tidak mentetjemahkannya sebagai selatan, namun kanan. (terjemahan "miminow" atau kanan, menjadi selatan adalah arah tidak langsung bila seseorang menghadap ke timur).

berikut adalah terjemahan NIV
He said: “The Lord came from Sinai and dawned over them from Seir; he shone forth from Mount Paran. He came with myriads of holy ones from the south, from his mountain slopes.
Deuteronomy 33:2 NIV

NIV sendiri memberikan catatan bahwa frasa "miminow" ini tidak tentu diartikan selatan. Sebab mengacu kepada lexicon bahwa arti sebenarnya adalah Kanan


Inilah letak dan batas Paran sebenarnya:

PARAN diantara gurun Sinai dan Kadesh (Petra) Gurun Zin
Paran di sebelah utara Sinai, berbatasan dengan Gurun Zin yang di Petra Yordania.

dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulangi kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu.
Bilangan 13:26

Kemudian sampailah orang Israel, yakni segenap umat itu, ke padang gurun Zin, dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ.
Bilangan 20:1



Sinai bukan Paran

Pada bulan ketiga setelah orang Israel keluar dari tanah Mesir, mereka tiba di padang gurun Sinai pada hari itu juga. Setelah mereka berangkat dari Rafidim, tibalah mereka di padang gurun Sinai, lalu mereka berkemah di padang gurun; orang Israel berkemah di sana di depan gunung itu.
Keluaran 19:1-2

Lalu berangkatlah orang Israel dari padang gurun Sinai menurut aturan keberangkatan mereka, kemudian diamlah awan itu di padang gurun Paran.
Bilangan 10:12


Gunung Sinai ada di tanah orang Midian di Jasirah Arab
Kejadian 25:1-2
25:1 Abraham mengambil pula seorang isteri, namanya Ketura. 25:2 Perempuan itu melahirkan baginya Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah.

Padang Gurun Syur, Midian, dan Sinai di seberang Teberau
Keluaran 15:22, Keluaran 19:1

Galatia 4:25
Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab--dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.

Sinai dan Horeb berdekatan (Keluaran pasal 19-33), berada di Jasirah Arab di tanah orang Midian (Imam Yitro) , di dekat padang Gurun Syur di penyeberangan Teberau Pi Hahirot.

Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
Keluaran 3:1

Demikianlah orang Israel tidak memakai perhiasan-perhiasan lagi sejak dari gunung Horeb.
Keluaran 33:6




Kadesh - Petra beririsan dg 2 Gurun: Paran dan Zin


dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu.
Bilangan 13:26

Kemudian sampailah orang Israel, yakni segenap umat itu, ke padang gurun Zin, dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ.
Bilangan 20:1

Kesimpulan : Paran ada di antara Sinai dan Kadesh








BAKA BUKAN MEKKAH
mazmur 84:6
Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

psalm 84:7 kjv
Who passing through the valley of Baca make it a well; the rain also filleth the pools.
Psalms 84:6 KJV

psalmi 84:6
transeuntes in valle fletus fontem ponent eam

Psalm 84:7 masoretic BHS
: מוֹרֶה יַעְטֶה בְּרָכוֹת גַּם יְשִׁיתוּהוּ מַעְיָן הַבָּכָא בְּעֵמֶק עֹבְרֵי

septuaginta: κλαυθμ
Psalms 83:7 (masoret 84:7)
[7]ἐν τῇ κοιλάδι τοῦ κλαυθμῶνος εἰς τόπον ὃν ἔθετο καὶ γὰρ εὐλογίας δώσει ὁ νομοθετῶν

Baka bukan Mekkah
Baka tetap ditulis menjadi Baca (Baka), menurut concordance Strong’s Lexicon 1056 karena beberapa penafsir Alkitab mendasarkan ada temuan di lembah Lebanon  bernama Lembah Beqqa (Beqqa Valley) yang jaraknya 1.440 kilometer dari Mekkah. Namun di concordance yang sama, juga ditulis alternataive nya bahwa Baka adalah “Ratapan, atau Tangisan”.

thn 1928 LAI : Baka
1500M KJV : Baka
700 M Masoretic : Baca הַבָּכָא
400 M vulgata : fletus
300 SM septuaginta : κλαυθμ klafthm

Concordance Strong yang sama lexicon 1056 menuliskan arti Baka: weeping, lamentation=  tangisan, ratapan.
Vulgata dan Setpuaginta menterjemahkan menjadi “Tangisan atau Ratapan”.
Jadi jelas bahwa kata Baka, atau Baca, bukanlah propername suatu tempat geografis, melainkan metafora kehidupan. Apabila Baka atau Baca adalah sebuat nama tempat geografis, tentunya Septuaginta yang ditulis tahun 300BC yang sering dikutip dalam Perjanjian Baru tidak akan menterjemahkannya menjadi “klafthm” atau tangisan/ratapan. Sedangkan  Vulgata juga tidak akan menerjemahkannya menjadi “fletus” yang artinya juga sama.


Kesimpulan : Baka bukan Mekah

Sunday, May 22, 2016

Ibunda yang Sujud Menyembah Anaknya

 

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Matius 28:1, 9 TB

Salah satu pertentangan budaya timur tengah adalah ketika seorang Ibu menyembah anaknya sendiri. Hal ini sangat tabu dan pamali (tidak pantas dilakukan, lihat 1 Raja-raja 2 Salomo dan Ibu Suri Betsyeba). Namun suatu pertentangan pula, apabila Maria sendiri saja tidak menyembah Yesus, lalu siapakah Yesus ? Bukankah seharusnya seorang manusia menyembah Tuhan-nya ?

Masyarakat Yahudi berkali-kali disebutkan meragukan Yesus Kristus sebagai Mesias Anak Allah, yang berarti Allah sendiri, karena mereka telah mengenal Yesus sedari kecil. Mereka melihat Yesus dari kanak-kanak sehingga dewasa, mereka mengenal seluruh keluargaNya di dalam darah dan daging.

Matius 13:55-56 TB Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?”
 (yang dimaksud bukan yakobus, yudas, simon murid Yesus yang nelayan- ini nama kebetulan sama yang berbeda orangnya, sebab nama2 yahudi tidak jauh berbeda mereka masing masing punya tambahan nama : simon yg disebut petrus, Thomas disebut didimus dan seterusnya)
            Maria ibu Yesus sudah mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan dan Inkarnasi Allah sendiri dalam rahimnya. Bukan berarti Maria melahirkan Allah dan Allah baru ada setelah dilahirkan Maria, Allah sudah ada jauh dalam kekekalan. Namun Allah menjadi Manusia Yesus – lah yang dilahirkan melalui Rahim Maria. Maria mengikuti proses waktu dimana orang majus dari timur menyembah Yesus, Gembala di padang datang menyembah Yesus, Elizabeth istri Imam Besar Zakaria pun berseru karena kedatangan Ibu Tuhan di rumahnya waktu Maria berkunjung ke rumah Elizabeth
Lukas 1:43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku  datang mengunjungi aku?

Maria sadar sesadarnya bahwa ia diberi kemuliaan oleh Allah untuk melahirkan Putra Allah, dan selalu menyimpan segala peristiwa yang terjadi anatara ia dan Yesus, di dalam hatinya.
Lukas 2:19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.
Lukas 2:51 Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.

Lukas 8:19-21 TB Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.” Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
Markus 16:1 TB
(maria ibu yakobus adalah maria ibu yesus- lihat keterangan di atas dalam Matius 13:55-56)
Disebutkan ada 3 Wanita yang datang ke kubur Yesus : Maria Magdalena, Maria Ibu Yakobus (Ibu Yesus)  dan Salome. Mereka semua melihat Yesus bangkit dari kubur dan menyembah Yesus.

Matius 28:1, 9 TB Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.

            Suatu hal yang aneh bila seorang Ibu menyembah Anak nya. Namun hal ini ternyata pernah menjadi suatu pengecualian dalam kitab para Nabi yang ditulis oleh raja Daud sendiri yang dikutip oleh Yesus:

Matius 22:41. Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya: 22:42 "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud." 22:43 Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata: 22:44 Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. 22:45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"

Mazmur 110:1 Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.

Jadi kontrakdiksi seorang Ibu yang menyembah Anak-nya yang adalah Tuhan telah dinyatakan oleh Raja Daud sendiri yang menyatakan Mesias adalah Anak-nya namun juga Tuan-nya.