Showing posts with label Kristologi. Show all posts
Showing posts with label Kristologi. Show all posts

Saturday, May 25, 2019

Alquran Sudah Sering Direvisi




Benarkah Alquran tidak pernah direvisi? 

Umat Islam dari jaman Abasiyah sampai dengan hari ini berusaha menghapus jejak sejarah dengan menghancurkan arkeologi sejarah. Untuk menutupi kekurangsempurnaan ideologi Islam di arab, maka para penguasa dari generasi menghancurkan semua jejak Islam. Mereka menyangkal nenek moyang mereka berasal dari Babel, dan bahkan berani mengklaim mereka adalah keturunan Abraham.

Kalau saja bangsa Israel tidak mewujudkan Negara Israel tahun 1948 niscaya mereka akan klaim bahwa Abraham, Musa sampai Yesus pun berbahasa Arab.
Namun sama seperti tidak ada gading yang tak retak tidak ada upaya manusia yang sempurna. Upaya licik selicik-liciknya wallahu khairul makiriin, selalu dikalahkan oleh Kebenaran. Kebenaran Kristus yang memerdekakan dari tipu daya perbudakan ideologi Islam.

Beruntunglah di masa pendudukan Eropa atas Arabia, para Arkeolog Eropa khususnya Jerman, menggali dan terus membongkar seluruh peninggalan Arkeologi dari jaman Sumeria, jaman Nuh, sampai dengan jaman Khilafah Islamiyah. Mereka mengexplorasi lalu mengangkutnya ke Museum Berlin.

Bahasa Arab dalam Alquran adalah bahasa baru, campuran bahasa kuno Yaman dengan Aramaik. Bahasa ini digunakan di Petra Yordania, di daerah Nabataean, asal usul Quraisy. Mereka adalah keturunan Raja Babel terakhir, Nabunidus yang membunuh seluruh keturunan Ismail di Paran, Petra Yordania sehingga tidak berbekas.

Sesuai dengan perkembangan manusia dan pengetahuan, maka bahasa pun rentan terhadap perubahan. Apalagi bahasa Arab dalam alquran relatif bahasa yang bukan bahasa asli dari Kalifah Abasiyah maupun bangsa Arab lainnya. Kalifah Abasiyah lah mewajibkan seluruh wilayah taklukannya menggunakan bahasa Arab dalam Alquran. Karena perubahan jaman ini, maka terjadilah perubahan dialek bahkan definisi kata dalam bahasa, akibatnya dari jaman Abd Almalik bani Umayyah sampai  dengan hari ini, terjadi beberapa kali revisi Alquran yang dianggap perkataan Allah Islam. Revisi ini diakibatkan karena antara wilayah yang satu dengan yang lain terjadi pergeseran bahasa. Bayangkan, Pulau Jawa saja sudah ada ratusan dialek dan bahasa suku yang sama sekali berbeda dan tidak dimengerti satu sama lainnya. Bahasa Sunda, Bahasa Jawa dan Bahasa Madura yang mendominasi Pantura Jawa Timur.

Untuk menyeragamkan arti dan cara baca Alquran, maka dilakukanlah revisi sesuai dengan siapa yang saat itu yang paling berkuasa dan berpengaruh bagi umat Islam di jaman itu. 
Misalnya, tahun ini Presiden Arsyad dari Suriah sudah melakukan revisi Alquran agar sesuai dengan perkembangan jaman. Namun tidak terhitung di masa lampau. Di Abad 20-21 setidaknya sejak tahun 1924 sampai tahun ini sudah ketahuan 4x revisi.
- 1924 Edisi Kairo
- 1975 Edisi Maroko
- 2003 Edisi Medina
- 2019 Edisi Suriah

Terlampir adalah foto sebagian perbedaan / revisi di Sura Maryam (QS 19) dari 3 edisi yang berbeda ..
1924 Sura 19:19-27
1975 Sura 19:8-22
2003 Sura 19:12-25

Nah jadi... stop bualan dan hoax bahwa Alquran tidak pernah revisi. Sebab ternyata puluhan kali revisinya...
Take beer: Allah Hoax Bar!!!!

Dari Sumber Asli: 
Michael Marx, 2011
Roads of Arabia
Archäologische Schätze aus Saudi-Arabien
Museum für Islamische Kunst
Staatliche Museen zu Berlin
halaman 204

Buku ini adalah kumpulan riset ilmiah, bukan asumsi dan bualan macam Zakir Naik dan Mokoginta atau dongeng terbitan  AWF surabaya. 
Anda bisa cek dengan datang ke Museum Berlin, semua bukti dari essay saya selama ini ada semua di sana.

Monday, December 12, 2016

Betulkah Allah menurunkan Kitab Injil (الْإِنْجِيلَ) kepada Isa As (Yesus Kristus) ?



Betulkah Allah menurunkan Injil (الْإِنْجِيلَ) kepada Yesus Kristus ????
Islam mengklaim bahwa Taurat/Torah diberikan kepada Musa
Islam mengklaim bahwa Zabur diberikan kepada Daud
Islam mengklaim bahwa Injil diberikan kepada Yesus (Isa as)

Fakta:
Taurat artinya hukum. diberikan kepada Musa di hadapan sekitar 2 juta rakyat Israel  abad ke 14 sebelum masehi di gunung Sinai di tanah Midian sampai hari ini diperingati sebagai Hari Raya Shavuot.
Zabur ? Yang betul adalah Mazmur yang artinya Nyanyian. Kumpulan Mazmur adalah Tehillah, adalah Pujian dan Penyembahan Daud kepada Tuhan Allah. dan dalam kepenuhan Roh Allah, maka Daud menyanyikan banyak nubuatan tentang Kristus.
Ternyata Allah memberikan kepada umatNya sebelum Yesus datang ke dunia bukan hanya Taurat dan Mazmur, ternyata masih ada naviim dan kethuviim yang lain seperti Amsal, Kidung Agung dan Pengkotbah, Raja-Raja, Tawarikh dan lainnya, yaitu kitab para nabi dan kitab sejarah. Sehingga Tanakh (Taurat, Naviim dan Kethuviim) atau PL (Alkitab Perjanjian Lama) Kristen tidak hanya Taurat dan Zabur, tetapi ada kitab-kitab yang lain lain. Ada 39 Kitab dalam PL atau Tanakh yahudi yang disebut kanon PL atau kanon Tanakh.
Gereja Katholik menambahakn Deuterokanonika setelah abad ke 4, untuk menyambungkan rantai sejarah yang hilang dari Maleakhi sd jaman Yesus. Namun baik katolik dan kristen mengakui bahwa deuterokanonika bukan kitab utama melainkan sekunder (Deutero : kedua)

Lalu bagaimana dengan INJIL (الْإِنْجِيلَ) ???
Injil atau Euanggelion disebut pertama kali dalam PL berbahasa Yunani (septuaginta, bertarikh tahun 300 Sebelum Masehi) inskripsi tertua PL. kata Euanggelion disebutkan pada tahun 700 sebelum masehi oleh Nabi Yesaya dalam Yesaya 61:1 yakni 700 tahun sebelum Yesus lahir ke dunia sebagai manusia. 

Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena Tuhan telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,
Yesaya 61:1 TB
Isaiah 61:1 Septuaginta
[1]πνεῦμα κυρίου ἐπ’ ἐμέ οὗ εἵνεκεν ἔχρισέν με εὐαγγελίσασθαι πτωχοῖς ἀπέσταλκέν με ἰάσασθαι τοὺς συντετριμμένους τῇ καρδίᾳ κηρύξαι αἰχμαλώτοις ἄφεσιν καὶ τυφλοῖς ἀνάβλεψιν

Isaiah 61:1 Masoret Hebrew
ר֛וּחַ אֲדֹנָ֥י יְהוִ֖ה עָלָ֑י יַ֡עַן מָשַׁח֩ יְהוָ֨ה אֹתִ֜י לְבַשֵּׂ֣ר עֲנָוִ֗ים שְׁלָחַ֙נִי֙ לַחֲבֹ֣שׁ לְנִשְׁבְּרֵי־לֵ֔ב לִקְרֹ֤א לִשְׁבוּיִם֙ דְּרֹ֔ור וְלַאֲסוּרִ֖ים פְּקַח־קֹֽוחַ׃
Lalu apakah Euanggelion atau Injil ?
injil bukanlah suatu kitab, atau propername. Injil bukanlah kitab Matius, Markus , Lukas dan Yohanes saja.
Strong Conconrdance, kamus Leksikon Alkitab yang diakui para teolog seluruh dunia, menyebutkan bahwa Eeuanggelion dalam bahasa ibrani disebut Basher, artinya kabar baik .
Eu = baik
Anggleo = malaikat, penyampai pesan yg ilahi
jadi Injil bukanlah seperti paket Taurat, atau sesederhana Injil Matius, ...Injil Yohanes..
Injil adalah Kabar Baik yang Ilahi. Memang seluruh isi Alkitab adalah Kabar Baik yang Ilahi (Euanggelion).
Jadi bukan Euanggelion diturunkan kepada Yesus. Tetapi bahkan  Adam pun sudah mendapatkan Injil, Abraham,  Musa , para nabi setelah musa sudah memperoleh Euanggelion atau Injil. Para murid Yesus pun memberitakan Injil atau Euanggelion.

====================================
KONSEKWENSI LOGIS TERHADAP ALQURAN:
1. waktu Muhammad berkata bahwa Injil (الْإِنْجِيلَ) diturunkan kepada Isa as (Yesus Kristus), menandakan pengetahuannya tentang kitab-kitab suci sebelumnya sangat rendah. 

Di dalam Surah Ali 'Imran 3:3
3. "Dia menurunkan kepadamu (wahai Muhammad) Kitab suci (Al-Qur'an) dengan mengandungi kebenaran, yang mengesahkan isi Kitab-kitab suci yang telah diturunkan dahulu daripadanya, dan Dia juga yang menurunkan Kitab-kitab Taurat dan Injil".
 نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ

 Surah Al-Maa’idah 5:46 "...Dan Kami utuskan Nabi Isa Ibni Mariam mengikuti jejak langkah mereka (Nabi-nabi Bani Israil), untuk membenarkan Kitab Taurat yang diturunkan sebelumnya dan Kami telah berikan kepadanya Kitab Injil, yang mengandungi petunjuk hidayat dan cahaya yang menerangi, sambil mengesahkan benarnya apa yang telah ada di hadapannya dari Kitab Taurat, serta menjadi petunjuk dan nasihat pengajaran bagi orang-orang yang (hendak) bertakwa".

Sebab Yesus tidak membawa ajaran baru apapun ke dunia ini. Yesus datang ke dunia untuk menggenapi Tanakh, meluruskan penerapan Tanakh yang salah, dan memberitahu makna Tanakh sesungguhnya serta  bagaimana melakukan Tanakh yg benar. Sebab di jaman sebelum Yesus orang Farisi dan para Ahli Taurat menggunakan Tradisi (yang kemudian ditulis dalam Talmud) untuk menerapkan Tanakh mereka. Tradisi Yahudi ini sering diselewengkan oleh para Imam, Farisi dan Ahli Taurat. Itulah sebabnya Yesus menegaskan, bahwa Ia datang untuk menggenapi Tanakh, bukan Talmud (Matius 5:17-19). Jadi Yesus tidak membawa ajaran baru bernama Injil. Sebab Injil berarti Kabar Baik yang dari Allah. Dari Adam, sampai Yesus, Yohanes Pembaptis dan para murid Yesus membawa Injil, kabar baik dari Allah.
seringkali para kristolog gadungan mengklaim bahwa Injil orang Kristen sudah dipalsukan. Pertanyaannya: apabila ada Kitab Taurat yang berisi 613 hukum Yahudi, yang manakah kitab INJIL menurut Islam? mereka jawab: ntahlah sudah dibakar oleh orang kristen... (maka turunlah wahyu ajaran imani saja QS Almaidah 5:101 bedakan dengan ajaran Ujilah segala sesuatu 1 Tesalonika 5:21)

2. Injil, adalah serapan dari bahasa yunani Euanggel-(-ion). Muhammad tidak mengenal kata "Basher", kabar baik - dalam bahasa ibrani...
itulah sebabnya tidak ada kata Yahweh dalam Alquran. Muhammad tidak mengenal Yahweh. karena kata Yahweh (YHWH) tidak ada di dalam Alkitab berbahasa Yunani ataupun dalam Midrash (mitos dongeng) yahudi. Jadi Muhammad tidak pernah membaca atau mendengar Alkitab berbahasa Ibrani atau Tanakh.
artinya : Muhammad tidak pernah mendengar Taurat, riwayat para nabi dan ajaran Yesus Kristus dari Allah melalui Jibril, melainkan ia mendengarnya dari kata sumber kristen yang saat itu banyak menggunakan bahasa Yunani dan dari mitos dongeng Yahudi (midrash).
maka banyak riwayat para nabi dan orang suci israel dalam alquran yang ngawur.
  • maryam ibu yesus saudara Harun Harun adalah saudara Musa jamannya berbeda 1400 tahun.
  • Haman perdana mentri jahat di jaman raja xerses  dan esther hidup di mesir (Haman, Xerses dan Esther hidup di Susan Persia bukan di Mesir)
  • abraham dan ismail ke mekkah (tidak pernah ada bukti arkeologi dan inskripsi di jaman itu yang mengatakan Abraham dan Ismail ke Mekkah, seab Ismail tinggal di jasirah Arab Utara di daerah Petra Jordania, bukan di selatan)
  • abraham dibakar namrud (kisah dlm dongeng yahudi midrash)
  • tidak ada nama wanita pertama dalam alquran (Hawa istri Adam) ..  
  • dan masih banyak lagi termasuk tidak mencantumkan aturan sunat

sisanya anda dapat baca artikel saya yang terkait dengan Injil ini:

http://kristologi-apologetik.blogspot.co.id/2016/02/heboh-injil-paulus-ditemukan.html



 

Tuesday, December 6, 2016

Video : Suku Quraisy dan Muhammad Bukan Keturunan Abraham

Video : Suku Quraisy dan Muhammad Bukan Keturunan Abraham

Video : Suku Quraisy dan Muhammad Bukan Keturunan Abraham
https://www.youtube.com/watch?v=TWf8iPFRhks&feature=youtu.be
 

Summary:
Suku Quraisy, adalah suku klan Hashimite keluarga nabi Muhammad saw, bukanlah keturunan dari Ismail.

Suku Quraisy adalah keturunan Adnan, nenek moyang Muhammad. Adnan  berasal dari suku Nabatean yang tinggal di Petra, Yordania.
Inskripsi-inkripsi nabatean membuktikan bahwa nama Abd Adnan atau Adnan ini sangat dikenal. Adnan inilah yang diakui oleh para sejarawan Islam sebagai nenek moyang nabi Muhammad.

Suku-suku Kedar, Nebayot dan anak-anak Ismail sudah dikalahkan oleh Assyurbanipal, Raja Assyria pada tahun 700-600 sebelum masehi. Sisanya dimusnahkan oleh Raja Babel terakhir berupa Genosida. Pemusnahan massal.
Nabatean ini adalah suku penerus dari kelompok Raja Nabunidus, raja terakhir dari Babilonia.
Pada tahun 500an sebelum masehi di masa pemerintahannya, ia memusnahkan seluruh manusia di daerah Yathrib, Tema, Dedan, dan wilyah Ismail untuk menguasai jalur perdangangan Garam dan Emas di daerah ismaelite, yang menghubungkan Arab selatan sampai dengan Mesir.

Sehingga jelas bahwa tidak ada lagi suku Ismail tersisa di arab tengah sampai ke salatan , dari Petra sampai ke Yaman. Yang ada adalah suku Nabatean, dan Adnan adalalah suku Nabatean.


Selengkapnya silahkan baca di Buku Menggugat Alkitab 2 :
KHILAFAH TERAKHIR PENGUASA DUNIA 



Pemesanan silahkan inbox FB saya :

https://www.facebook.com/paul.ciang  

atau email : jozephpaulciang@gmail.com

Wednesday, March 2, 2016

JESUS VS PAUL IN THE STREET FREE FIGHTER



KLARIFIKASI TAQIYAH DAN FITNAH TENTANG YESUS DAN PAULUS OLEH SUSTER NGESOT HAJAH IRENA H, DKK

KRISTEN ADALAH AGAMA PENGIKUT PAULUS

Entah mengapa ide ini bisa ada di benak Hajah Irena dkk. Suatu keanehan menuduh bahwa Kristen adalah jemaat Paulus. Padahal Paulus sendiri dengan keras menentang hal ini di dalam suratnya kepada jemaat Korintus.
1 Korintus 1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus.  Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas.  Atau aku dari golongan Kristus . 1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?

Tuduhan Paulus lah yang menjadikan Yesus adalah Tuhan, sementara Yesus sendiri tidak pernah mengaku Tuhan - juga sangat aneh. sebab Yesus dalam Yohanes 13:13 mengatakan bahwa IA adalah Tuhan.

KONSILI NICAEA 325M MENJADIKAN YESUS SEBAGAI TUHAN
Dalam sebuah seminar Hajah Irena mengatakan bahwa Yesus baru dinobatkan menjadi Tuhan saat konsili Nicaea 325 Masehi. Ini sangat membingungkan. Jadi Paulus atau Konsili Nicaea 325M yang menjadikan Yesus sebagai TUHAN ?
Baiklah anggap saja Islam mengatakan bahwa Para Bapa Gereja di Konili Nicaea adalah pengikut Paulus yang meresmikan Yesus menjadi TUHAN.

Jauh sebelum Saulus bertobat berganti nama menjadi Paulus, YESUS telah menyatakan diriNya sebagai Tuhan.
Tanpa ajaran Paulus, YEsus Kristus tetap Tuhan dan IA tetap disalib dan bangkit dari kematian. Sebab Yesus sendiri yang mengatakan demikian.

Berikut ini adalah perkataan Yesus sendiri:
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Yohanes 13:13 TB

Aku dan Bapa adalah Satu
Yohanes 10:30

sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Matius 20:28 TB

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
Matius 26:28 

Dalam Kisah Para Rasul pasal 9, yang menceritakan pertobatan Saulus, dinyatakan bahwa Saulus hanya alat, utusan untuk memberitakan Injil Kristus.
Paulus sendiri walau kemudian diangkat menjadi rasul, tidak memiliki kewenangan apapun mengubah peraturan kerasulan dan kejemaatan tanpa persetujuan Yerusalem, hal ini jelas tertulis di dalam Kisah Rasul 15

Bahkan dalam Kitab Wahyu Yohanes, Yesus menyatakan diriNya kepada Yohanes dan mengaku secara langsung bahwa IA sebagai Allah

Wahyu 1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut!  Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,   1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
Wahyu 21:6-7 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega,  Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 21:7 Barangsiapa menang ,ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi ALLAH - nya dan ia akan menjadi anak-Ku.


BETULKAH PAULUS YANG MENGHALALKAN BABI KEPADA KRISTEN ?

Tuduhan lainnya adalah, Paulus telah menyesatkan Pengikut Yesus dan menentang ajaran Yesus tentang taurat. Salah satunya adalah menghalalkan Babi.

Berikut adalah keputusan Petrus dan Yakobus (bukan paulus)

Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri? Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga.”  Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah, tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.”
Kisah Para Rasul 15:10-11, 19-20TB

YESUS yang pertama kali menyatakan bahwa semua yg masuk mulut tidak haram

“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”
Matius 15:11 TB

Yesus juga yang menegaskan bahwa hukum Taurat dan Kitab Para Nabi hanya berlaku sampai dengan jaman  Yohanes Pembaptis saja.

Lukas 16:16a Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

Dan hukum taurat itu bukan unutk non Yahudi, tetapi diturunkan kepada orang Yahudi (Israel) saja. 

“Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan , Allah nenek moyangmu.  Inilah hukum Taurat yang dipaparkan Musa kepada orang Israel.
Ulangan 4:1, 44 TB

Nah coba kita amati perdebatan tentang hukum taurat ini yang menyebabkan fitnah dan taqiyah.

Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
Lukas 16:16 TB

Nampaknya bertolakbelakang dengan ayat yang lain di Matius

“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Matius 5:17-18 TB

Ada dua hal :
- Yesus datang untuk menggenapi Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi
- Taurat dan Kitab para Nabi tidak boleh dirubah sebelum digenapi oleh Yesus.  

Mengapa harus ditegaskan bahwa hukum taurat tidak boleh dirubah ??? sebab saat itu para ahli taurat dan farisi sudah banyak merubah dan memodifikasi nya demi kepentingan bisnis agama mereka. Ya, mereka berbisnis agama, karena banyak uangnya serta sangat terhormat.

Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”
Markus 7:8 TB

Dan Yesus memberikan perintah yang baru kepada pengikutNya

Perintah baru

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Yohanes 13:34 TB

Paulus Sangat Tergantung Dengan Para Rasul di Yerusalem

Ketika para ahli taurat dan Farisi banyak yang bertobat dan menerima Yesus, maka terjadilah pertentangan, bahwa semua pengikut Yesus juga harus mengikuti hukum taurat, salah satunya adalah disunat. Paulus menentang hal itu, karena ia adalah seorang sarjana taurat terbaik dan bekas anggota Sanhedrin Mahkamah Agung termuda didikan Imam Besar yang terkenala Gamaliel. Namun, Paulus tidak bisa memutuskan sendiri, walaupun ia tahu dengan jelas makna dari Kitab Taurat dan Para Nabi yang dia hafal diluar kepala ( ada sekitar 27.000 ayat). Maka Paulus dan Barnabas pergi ke Yerusalem menghadap para Rasul Murid Yesus langsung untuk meminta pendapat dan pencerahan. Dan sidand Yerusalem memberikan surat rekomendasi kepada Paulus mengenai pembatalan hukum taurat ini kepada Pengikut Kristus.

Kisah Para Rasul
15:1 Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: "Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan." 15:2 Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu.



Sedangkan sebetulnya Petrus adalah murid Yesus yang mendapat perintah Tuhan menghalalkan segala yang haram:

Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: “Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!” Tetapi Petrus menjawab: “Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir.” Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.”
Kisah Para Rasul 10:10-15 TB

Konteks dari Kisah Rasul 10 ini adalah, bahwa waktu itu jangankan BABI, orang non Yahudi pun diharamkan, tidak boleh seorang Yahudi masuk ke rumah orang Kafir. Dan Tuhan memberikan pernyataan Ilahi kepada Petrus bahwa segala sesuatu yang dinyatakan Halal oleh Tuhan tidak boleh dinyatakan haram. Penglihatan Petrus dalam rupa makanan haram yang diperintahkan untuk dihalakan dan dimakan. Hal ini merujuk kepada pernyataan Yesus Kristus sendiri selama mengajar di dunia, bahwa yang najis bukan yang masuk mulut, tetapi yang keluar dari mulut. (Matius 15:11)


Petrus adalah Murid yang diberi mandat oleh Yesus untuk mendirikan Jemaat Nya – bukan Paulus

Yesus memberi nubuatan kepada Petrus karena Petrus dalam suatu percakapan mengenai siapakah Yesus.

Matius 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat -Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. 16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. "

Saat Yesus sudah bangkit dari kematian dan hendak naik ke surge, IA sekali lagi mengulangi mandatNya kepada Petrus, dalam sebuah percakapan di tepi danau Galilea:

Yohanes 21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku? " Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

Bahkan sampai dengan hari ini di Vatikan adanya Gereja Santo Petrus, dengan Patung Petrus yang besar sekali. Petrus dianggap sebagai Paus Pertama oleh Katholik. (Saya bukan Katholik).

Jadi jelas sekali bahwa kalau mau dipertentangkan, harusnya disebut pengikut Petrus bukan Paulus. Entah Jin apa yang merasuk kepada Hajah Irena Dkk sehingga dia belajar di seminari tetapi bisa berkata  Kristen adalah pengikut Paulus bukan Yesus. Bahkan tanpa surat-surat  atau Kitab yang ditulis Paulus, Yesus tetaplah Tuhan, dan Iman Kristen tetap bisa dipertanggungjawabkan tanpa adanya si Paulus.


BEBERAPA CONTOH POINT TUDUHAN YESUS VS PAULUS

Ada satu hal yang sangat menggelikan, bahwa Paulus mengajarkan ibadah dengan bernyanyi, sedangkan Yesus tidak pernah bernyanyi - ini jelas ngawur dan salah.
Kapankah Yesus menyanyi ? Yang jelas pernah tertulis di dalam Injil Markus
Markus 14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit Zaitun.


Berikut ini adalah salah satu gambar tuduhan bahwa Kristen adalah penganut Paulus bukan pengikut Yesus yang beredar di MEdsos:


ini jawaban Injil Paulus gambar di atas:

1.  Taurat hanya berlaku sampai jaman Yohanes Pembaptis saja  Lukas 16:16
2. sdh  dijawab no 1. Yesus lahir masih jaman Yohanes jadi khitan-

 3. Mungkin alkohol yang dimaksud adalah anggur- Yesus minum  alkohol, yg gak boleh minum alkohol MARIA krn masih mengandung YESUS. 

4.Bukan yang masuk mulut yang haram, tetapi yangg  keluar dari hatimu - makanan haram dibatalkan no 1.

-5. Siapa bilang? ngawur. YESUS dan ALLAH adalah satu Yohanes 10:30 dan YESUS adl ALLAH  Wahyu 21:7 -

6. Baik Paulus dan Yesus mewajibkan sembah ALLAH. Paulus  suruh sembah YESUS bukan melarang SEMBAH ALLAH- sebab YESUS adalah ALLAH -  ngawur lagi ustad mu -

7. Itu Ulangan sedang cerita tentang hukuman badan bukan  masalah dosa dan kekekalan-  dosa waris adalah dosa sejak adam keluar dari  taman eden. Ilustrasi dosa waris seperti penyakit genetis (penyakit keturunan, penyakit yang ditrunkan, seperti Epilepsi, Buta warna, kelainan jantung bawaan, dan seterusnya)

8. Tuhan di Alkitab Perjanjian baru ditulis dalam bahasa Yunani Kurious artinya Majikan, Penguasa yang Besar- sedangkan Allah ditulis dalam bahasa Yunani Theos - Khalik / Sangat Pencipta. Yesus deisebut Tuhan. Yesus selalu memanggil Theos sebagai Bapa, IA sendiri menyebut diriNya Kurious saat menjadi manusia di dalam Yohanes 13:13 namun Ia menyebut diriNya Theos di dalam Wahyu 21:7- 

Wahyu 21:6-7 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega,  Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 21:7 Barangsiapa menang ,ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.


Dalam 1 Korintus 8:6 Paulus mengungkapkan bahwa Bapa adalah Theos sebagai Pencipta, dan Yesus adalah Kurious , TUHAN.

Namun di Roma secara tegas Paulus mengatakan bahwa Yesus adalah Theos Roma  9:5 Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!





Nah setelah keterangan di atas... yuk baptis saja coy -- kamu sudah tertipu oleh Ustad kamu !!!


KESIMPULAN
  •      Jadi sangat jelas bahwa Paulus bukanlah yang membatalkan taurat, melainkan Yesus yang mengatakan bahwa taurat hanya berlaku sampai jaman Yohanes Pembaptis saja.
  •         Petrus adalah murid Yesus yang pertama kali menegaskan tidak berlakunya Taurat atas orang Kristen.
  •      Kalau mau disebut, Kristen adalah pengikut Petrus, bukan Paulus, sebab Petruslah yang mendapat mandat dari Yesus untuk mendirikan Jemaat.
  •       Namun tetaplah ajaran Petrus dan Paulus adalah apa yang diajarkan Yesus sendiri. Maka apabila kita tarik akar kata KRISTEN (Christian) adalah Christ + Ian = Pengikut Kristus.