Sunday, July 8, 2018

Ritual Perjamuan Kudus


RITUAL PERJAMUAN KUDUS
=========================

Kekristenan yang benar tidak mengenal "ritual" apapun. Kekristenan bukanlah seperangkat ritual atau simbol. Sebab Yesus Kristus sudah menggenapi semua ritual dalam Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi (Ef 2:15), dan dengan digenapi nya semua ritual dan simbol dalam hukum Taurat dan Kitab Para Nabi, maka kita sudah tidak perlu lagi melakukannya.

Namun masih ada pendeta dan jemaat yang menganggap bahwa Perjamuan Tuhan atau yang lazim sekarang disebut Perjamuan Kudus atau Perjamuan Suci adalah sebuah ritual yang wajib dilakukan dengan tepat persis dengan roti dan anggur, atau ada pula secara simbolis dan kontekstual di sebuah gereja di pulau jawa dengan mengganti roti menjadi singkong dan teh menggantikan anggur.

Bahkan di jaman para rasul pun sebenarnya jemaat melakukannya bukan dengan sebuah upacara khusus dengan suasana khidmat. Melainkan sebuah perjamuan makan bersama namun bukanlah pula sebagai perjamuan pesta pora. Perjamuan Tuhan adalah sebuah perjamuan makan sederhana dalam kehidupan jemaat mula-mula. Kehidupan jemaat yang saling berbagi, membagi makanan sehari-hari sehingga tidak ada satupun yang kelaparan karena miskin.

Jadi ketika Yesus memerintahkan para muridNya mengingatNya, adalah bukan dengan melakukan "ritual"-nya, tetapi melakukan membagi makanan untuk hidup. Para rasul setiap hari memecah roti bersama dan membagi hidup mereka untuk mengingat pengorbanan Yesus Kristus. 
Yesus berkata bahwa "dagingKu adalah benar-benar makanan." 
Dan para murid benar-benar melakukannya. Mereka membagi makanan mereka, sehingga tidak ada jemaat yang kelaparan. Bahkan akhirnya bukan cuma makanan, mereka pun membagi harta benda mereka sehingga semua jemaat pun hidup dalam kelimpahan. 

Sebab tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa
Kisah Para Rasul 4:34 TB

Kebangunan rohani yang terus mereka jaga dengan membagi hidup mereka menggenapi janji Tuhan dalam Taurat Musa 14 abad sebelumnya..

Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh Tuhan akan memberkati engkau di negeri yang diberikan Tuhan , Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka,
Ulangan 15:4 TB

Perjamuan Tuhan ini begitu penting, sebab Perjamuan Tuhan ini adalah untuk mengingat 2 amanah Yesus Kristus :
1. memberi makan, pakaian, tumpangan.. kepada sesama (Mat 25:31-46)

2. memberitakan keselamatan melalui Yesus Kristus (Matius 28:19)

jadi ketika kita melakukan Perjamuan Tuhan namun kita hanya melakukan riualnya, adalah sebuah kesalahan besar. Karena Yesus sendiri tidak berurusan dengan ritual, melainkan tindakan nyata dari makna mengingatNya.

Tuhan ajarkan kita berdoa "berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya". Artinya ketika Ia memberikan kita secara berlimpah, maka kita harus membaginya kepada sesama kita yang berkekurangan. Adalah sebuah kekeliruan kita menyimpan seluruhnya untuk diri kita sendiri. Bahkan manna yang turun dari langit bagi Israel di padang gurun tidak boleh disimpan lebih dari hari kecuali di hari menjelang sabat. Ada saat kita menabung dan menyimpan, namun ada konsekwensi dari kelimpahan yang kita dapatkan: Berbagi kepada yang berkekurangan.

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Matius 25:40 TB

Tuhan juga ajarkan kita berdoa "datanglah kerajaanMu". Kerajaan allah datang dan dikenal hanya melalui pemberitaan Keselamatan melalui pengorbanan Yesus Kristus.

Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
1 Korintus 11:26 TB

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Matius 24:14 TB

Jadi mengingat Yesus Kristus dengan Perjamuan Tuhan bukanlah masalah roti dan anggurnya, melainkan apa yang kita perbuat berkarya bagi Kerajaan-Nya.

Sunday, June 24, 2018

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru



Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
==============================
Apakah beda PL dengan PB?

Ayat bacaan: Kejadian 17
Nats : 
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Yohanes 13:34 TB

Kejadian 17 adalah sebuah perjanjian dua pihak antara Abram dengan Elohim. Elohim memberkati Abram, namun Abram harus melakukan bagiannya dengan percaya dan dan tanda dari Perjanjian tersebut adalah Sunat.
Ketika kita membuat suatu Covenant (perjanjian dua pihak) yg resmi bermeterai, maka kedua belah pihak harus melakukan bagiannya masing-masing maka Perjanjian tersebut maka dianggap genap. Namun  sekalipun perjanjian sudah dilakukan, perjanjian tersebut tidak disebut dibatalkan, melainkan digenapi. Perjanjian yang lama ini sebagai dasar dan pengingat untuk memahami ketika dilakukan Perjanjian yang Baru dengan subyek dan obyek yang sama.
Demikian pula perjanjian Elohim emanusia. Ketika Adam diciptakan, Elohim dan manusia membuat suatu covenant dengan meterai darah anak domba, dan pada perjanjian selanjutnya, baik dengan Abram dan Musa untuk mengikuti perjanjian ini manusia harus disunat.
Namun beberapa kali manusia melanggarnya. Sehingga Elohim yang setia dan adil terus menunggu hingga saatnya Manusia Yesus menggenapi perjanjian Elohim dengan manusia.
Sejak Yesus menggenapi perjanjian yang lama, maka Perjanjian yang Lama pun digenapi dan sudah tidak berlaku lagi dikarenakan sudah digenapi oleh  kedua belah pihak: Elohim dan Manusia di dalam Yesus. (Lukas 16:16, Efesus 2:15)

 Namun sekalipun sudah tidak berlaku, Perjanjian Lama tersebut tidak boleh dihilangkan karena Perjanjian Tersebut adalah bukti dari ke-Kristus-an Yesus dengan menggenapinya. Yesus disebut Kristus hanya bila menggenapi seluruh ketentuan dari Perjanjian Lama atau Tanakh (Taurat dan Kitab Para Nabi). Itulah sebabnya Yesus dengan tegas mengatakan bahwa satu iota pun tidak boleh lenyap (Matius 5:17-18), sebab apabila terjadi perubahan maka ke-Kristus-an Yesus jadi tidak terbukti. Dan ke-Kristus-an Yesus bukanlah menggenapi tradisi Yahudi Non Perjanjian Lama (Talmud). Yesus dengan tegas mengatakan Ia menggenapi Tanakh bukan Talmud. Semenrara dengan liciknya para ahli taurat berusaha menggeser Tanakh ke Talmud (Markus 7:8).
Yesus kemudian memberikan Perjanjian yg Baru kepada kita, dengan meterai Darah Anak Domba Elohim, yakni Yesus sendiri. Untuk bergabung dalam covenant yang baru ini, maka manusia ditandai dengan pembaptisan air sebagai tanda (Mark 16:16).
Perjanjian Lama adalah Taurat (Keluaran 20:1-17). Perjanjian yang Baru adalah Kasih (Yoh 13:34).

Kita sering salah kaprah membedakan Injil (Euanggelion) dengan taurat. Padahal secara Hurufiah, Injil dan Taurat adalah subyek yang sama.
Apa bedanya? Dengan subyek dan obyek yang sama, Taurat dibaca dengan suatu hukum yg membatasi manusia karena kecenderungan manusia yg belum ditebus untk berbuat dosa.
Perjanjian Baru adalah Kabar Baik, Kabar Keselamatan, yang adalah kemerdekaan untuk berbuat baik karena manusia yang telah ditebus oleh Yesus, menjadi ciptaan yang baru (Yoh 3:5), kembali kepada asal mula tujuan manusia diciptakan: untuk berbuat baik. (Efesus 2:10).


Lalu apakah kita masih melakukan semua aturan dalam huruf Perjanjian Lama? Tentu saja masih, namun karena sudah digenapi secara jasmani oleh Yesus, maka kita tidak perlu melakukannya secara jasmani, melainkan secara rohani, dan itulah inti Perjanjian Baru. Sunat jasmani menjadi Sunat hati: sangkal diri, pikul salib setiap hari, kasihi, ampuni dan berkati musuhmu.
Jadi sebenarnya, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah huruf-huruf yang sama, namun berbeda di pemahaman dan kapasitas kemampuan manusia yg belum ditebus dan telah ditebus. sebab Yesus sendiri sudah menegaskan bahwa hukum taurat dan kitab para nabi bergantung pada hukum Kasih: Kasihi Tuhan dan kasihi sesama. Lalu bagian hurufiah Perjanjian Baru dalam Alkitab itu apa? Itu adalah penjelasan bagaimana melakukan Taurat dan Kitab Para Nabi dengan perspektif Perjanjian yang Baru. Sumbernya tetap sama Tanakh (Taurat dan Kitab Para Nabi). Tanakh berlaku jasmaniah (Perjanjian Lama) hanya berlaku bagi Israel karena untuk merekalah hukum tersebut diberikan (Kisah Rasul 15), sedangkan bagi orang percaya Yesus Kristus melakukan Perjanjian yang Baru (Tanakh rohaniah).
Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.
2 Korintus 3:6 TB

KETIKA KITA MENGASIHI TUHAN DAN SESAMA, MAKA KITA SUDAH MELAKUKAN SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI.

Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”
Matius 22:40 

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Yohanes 13:34 TB


Foto: Pelayan Perjanjian Baru

Wednesday, June 13, 2018

Petruk & Semar vs Kurawa & Sengkuni



Petruk & Semar vs Kurawa & Sengkuni
===============================
Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia.
Galatia 4:3 TB

Alkisah seorang desa yang lugu sederhana ketiban wahyu dari Sang Hyang Dewata untuk menjadi ratu di negara yang sedang kacau oleh karena keserakahan Kurawa dan patih Sengkuni. Satria piningit absen karena bertapa, sedangkan sang ratu Abimanyu juga sedang sakit. Semua orang saling menunggu, namun akhirnya wahyu dewata datang dan memberikan petunjuk bahwa seorang lugu dan jujur dari desa yang bernama Petruk, yang akan menjadi ratu di negara tersebut.

Petruk yang baik hati dan lugu adalah anak kepala desa bernama Semar, seorang ulama dan pertapa yang sangat bijaksana dan sakti mandraguna. Semar pernah diminta Sang Hyang Dewata untuk menjadi ratu di kerajaan itu walau hanya sementara. Namun dengan kearifannya ia berhasil menyatukan seluruh rakyat dan punggawa di astinapura. Saat menjadi ratu, sengkunipun dengan liciknya berusaha melengserkan Semar, dan karena kearifannya maka Semar mengundurkan diri namun tidak dipungkiri Semar meninggalkan banyak warisan luhur bagi kerajaan. Namun demikian sebenarnya Semar disegani baik oleh pandawa dan kurawa. Oleh karena kerajaan dewata membutuhkan pengabdiannya maka Semar pun harus meninggalkan dunia ini.

Ketika tiba saat Petruk mau menduduki singgasana kerajaan, ia selalu terjatuh. Sama seperti orang-orang yang berusaha mendudukinya. Maka atas petunjuk dewata, ia disuruh memangku Abimanyu yang sedang sakit, sehingga orang-orang menjadi paham bahwa sebenarnya Abimanyulah yang menjadi ratu, namun harus dipangku oleh Petruk. Karena memang kekuasaan berasal dari rakyat jelata dan kekuasaan harus memihak kepada kepentingan rakyat jelata.

Sementara bala Kurawa terus bernafsu untuk menjatuhkan Petruk yang tinggi kurus dan canggung karena dianggap tidak gagah perkasa seperti Duryudhana. Petruk juga hanya dari kalangan jelata bukan dari kelas Ksatria seperti Duryudhana. Patih Sengkuni yang sudah tua namun tidak tahu diri dan haus kekuasaan terus menerus memanasi Duryudhana dan Para Kurawa dengan issue keagamaan. Di waktu lampau Sengkuni berhasil melengserkan Semar dengan cara-caranya yang licik. Kemudian ia pun bersama Kurawa berhasil menyingkirkan juga seorang mangkubumi yang baik dan jujur dengan isu keagamaan, bahkan menjebloskannya ke dalam penjara. Kali ini Sengkuni kembali menggunakan issue agama untuk menjatuhkan sang Ratu Petruk yang lugu. Bahkan Sengkuni berani memaki Sang Hyang Dewata, bahwa Sang dewata tuli bila tidak mengabulkan doa seluruh kurawa agar Petruk dilengserkan seperti Semar. Tidak kurang akal Sengkuni yang sudah tua renta pun mengaku siap jadi ratu bila Duryudhana ragu melengserkan Petruk.

Kisah ini hasilnya sudah kita ketahui bahwa sebelum Bharata Yudha terjadi, Sang Petruk tetap di atas tampuk tahta, sampai satria piningit kembali dari pertapaannya. Namun kita harus ingat, bahwa Petruk tidak akan bisa duduk di tahta singgasana astinapura apabila tidak memangku Abimanyu, dan Abimanyu juga tidak bisa menjalankan pemerintahan tanpa Petruk yang memangkunya. Alias kekuasaan sesungguhnya hanya akan datang bila seorang Ratu mau dipangku rakyat jelata dan memihak kepada rakyat jelata.

Perjalanan bangsa Indonesia yang belum bertobat akan melalui hukum dunia, hukum roh-roh penguasa di udara yang berlaku di Indonesia. Jadi sesuai dengan kepercayaan orang Indonesia pada umumnya terhadap legenda Mahabarata, maka hal ini akan dan sedang terjadi di Indonesia. 
*Penguasa Indonesia (roh-roh legenda, seperti halnya di dalam Daniel 10-11).

Namun bila orang Kristen tekun berdoa tiada henti, maka akan ada kesejahteraan di Indonesia. Terlepas dari barata yudha yang akan terjadi akibat kebathilan akan memerangi kebajikan dengan hawa nafsu dan issu-issu jahat serta menggunakan kekerasan.. Saat ini sedang terjadi masa transisi agama di indonesia (kekristenan akan menjadi mayoritas, saat ini kekristenan sudah mencapai 30% penduduk Indonesia dan setiap tahu Islamn terjadi 4-7 juta orang konversi Islam ke Kristen). Islam Radikal sedang oanik dan hendak menekan kalau bisa menghancurkan kekristenan dan mendirikan negara Khilafah. Apabila orang kristen tetap berdiam tidak melawan persekusi oleh orang Islam Radikal dengan kekerasan melainkan dengan berapologia dan jalur pembelaan tanpa kekerasan, maka perang saudara tidak akan terjadi. Melainkan akan makin nyata bedanya kejahatan dengan kebaikan. Pengikut Iblis dengan Anak-anak Kerajaan Surga.

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan , sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
Yeremia 29:7 TB

Israel dan Islam: Perdamaian dan Penghianatan



Ketika saya membaca berita ini dari Postingan seorang kawan di FB, maka saya teringat ulasan saya di buku Khilafah Terakhir. Saya menulisnya di bulan agustus 2016 dan diterbitkan di tahun yang sama di bulan Desember. Saya cukup terkejut bahwa Isral sampai dengan hari ini telah menjalin hubungan baik dengan beberapa negara Arab setelah sempat terjadi banyak sekali konflik dan ketegangan.

Berdamai dengan Israel
Mungkinkah Arab berdamai dengan Israel? Jawabnya adalah HARUS. Untuk bisa bangkit dari keterpurukannya, satu-satunya halangan bagi Arab adalah Israel. Mau tidak mau Arab harus berdamai dengan Israel dan mematuhi keinginan si “anak manja” ini. Apa yang yang menjadi permintaan Israel? Tentu saja ada dua:
Pembangunan Bait Suci di Yerusalem tanpa gangguan dari ekstrimis penduduk Palestina yang anti Israel
Hak penguasaan atau akses atas Gunung Sinai sebagai legitimasi sejarah sebuah bangsa. (Sinai yang asli bukan Sinai Peninsula, namun Sinai yang di tanah median, Saudi Arabia)

Konversi ideologi (bukan lagi agama) sangat menakutkan bagi Arab. Karena hal ini bisa berarti Perang Saudara yang jauh lebih besar dari yang selalu terjadi di sepanjang masa dari sejak lahirnya Islam. Tanpa kesatuan Ideologi maka mereka kembali menjadi bangsa barbar yang saling berperang satu sama lain tanpa aturan dan kesepakatan. Islam berhasil mempersatukan bangsa-bangsa ini menjadi satu bahasa budaya dan ideologi. Semangat Muruwwah serta 6 Pilar Islam benar-benar cocok untuk seluruh Arab. Namun kenyataannya gelombang konversi ini begitu besar dan tidak akan dapat terbendung. Dapatkan Ideologi yang baru ini mempersatukan seluruh Arab?
Suatu fakta dapat disimpulkan bahwa Kesadaran Kemerdekaan di dalam Kristen sebagai “institusi agama” akan menyebabkan:
Perkembangan Kesadaran Hidup tanpa Paksaan dan kemerdekaan dalam memilih jalan hidup, tanpa tekanan tanpa sanksi jasmani, kecuali hukum negara yang membatasinya. Kekeristenan terbukti pernah membuat Amerika menjadi negara bebas dan maju yang diidamkan banyak orang.
Perpindahan/conversion antar agama menekan perkembangan pengikut ideologi keislaman

Namun apakah ideologi baru ini cocok untuk bangsa-bangsa Arab?
Firman Allah mengatakan bahwa sepuluh orang dari berbagai bangsa akan memegang punca jubah satu orang yahudi kuat-kuat dan mereka akan berkata: “kami mau menyertai kamu sebab telah kami dengar bahwa Allah menyertai kamu.”Satu-satunya ideologi yang mirip dengan ideologi lama mereka hanyalah Taurat yang dimiliki oleh bangsa Yahudi. Yang telah 3.500 tahun dilestarikan dengan luar biasa. Bangsa-bangsa Arab yang ketakutan akan kepunahan mereka akan segera mendekati Israel dan menggenapi Firman Tuhan tersebut. Untuk sesaat lamanya Israel akan menjadi kesayangan seantero dunia.
Kristen dari aliran apapun, mashab apapun, seliberal apapun, semua berakar dari tradisi Yahudi. Maka para pemimpin Kristen akan segera terkejut mendapati bahwa secara politis Arab akan lebih dekat kepada Israel dari pada kepada Kristen. Kecemburuan ini menjadi semakin memuncak, mengingat pendukung Zionisme dulu adalah mayoritas umat Kristen (walaupun ada juga yang tidak mendukung). Kita tidak bisa bersepekulasi apakah motivasi dari Penguasa Antikris ini disebabkan karena politis, kecemburuan atau penyebab lain. Namun yang jelas, rasul Yohanes dalam kitab Wahyu mengatakan bahwa roh antikris ini adalah roh Babel, yang akan bangkit di Irak, menyulut sebuah dominasi baru yang akan memanfaatkan hubungan baik dengan Israel bahkan akan memperdaya Israel dengan barter-barter politisnya (salah satunya adalah Bait Suci dan Sinai). Sekali lagi Israel hanya akan takluk kepada siapa saja yang mampu memberinya Bait Suci dan Sinai dengan suatu kemudahan. Ini adalah Perang Kerajaan Surga dengan Kerajaan Kegelapan yang sesungguhnya. Babel, di mana seluruh sejarah manusia berawal, dari penciptaan, kejatuhan, bangsa raksasa, angkara murka serta kesombongan manusia yang hebat, penguasaan dunia silih berganti dan akhirnya kembali lagi ke sana. 

Menguasai Bait Suci di Yerusalem

Setelah Sinai diserahkan kepada Israel dan Bait Suci dibangun. Maka Israel akan mencapai  masa kejayaannya. Seperti telah dijelaskan di atas bahwa Bait Suci adalah sebuah pertanda kejayaan atau kehancuran suatu bangsa yang besar. Israel akan begitu baik dengan aliansinya yang terbaru: Penguasa yang baik yang sanggup mewujudkan perdamaian di Timur Tengah dan Dunia.
Tanpa disadari Israel begitu percaya, dan mengatakan masa damai, aman, tentram tidak ada suatu apapun terjadi yang menggentarkan lagi. Saat itu mereka mengijinkan Penguasa aliansi nya untuk mengakses Bait Suci untuk ibadah mereka. Entah dari Yudaisme mashab yang berbeda, atau kemungkinan dari Kristen yang menggunakan ritual yang sama. Mengingat saat ini banyak sekali aliran Kristen yang sangat Yahudi (menggunakan ritual dan tradisi Yahudi dalam ibadah dan kehidupan sehari-harinya). Ketika saatnya tiba, maka sang Penguasa yang Baik itu menyatakan dirinya sebagai Antikris, menghentikan korban sehari-hari di Bait Suci, dan mengharuskan seluruh dunia menyembahnya.
Hari itu, seluruh sistem ekonomi dunia telah disepakati. Kontrol dengan microchip yang hebat dan mengagumkan dunia, sudah menjadi ketergantungan masyarakat. Namun microchip telah dikuasai oleh sang Penguasa Baru. Seluruh dunia membutuhkan keteraturan dan jaminan kestabilan perekonomian dunia yang dimiliki oleh sang Penguasa Baru Antikris.
Tidak ada sesuatu apapun di kolong langit di atas bumi yang tidak diketahui oleh Penguasa Antikristus. Pemerintah baru ini sedemikian berkuasa dan memegang kendali atas seluruh aspek kehidupan manusia, dari perekonomian, budaya, pendidikan, politik, sosial, pertahanan keamanan, agama, bahkan sampai kepada kehidupan pribadi masyarakat. Microchip telah mempermudah sang Penguasa untuk mengontrol kehidupan. Seperti TUHAN, ia mengetahui, merencanakan dan bertindak.

Bait Elohim, Antikris & Islam


BAIT ELOHIM, ANTIKRISTUS & ISLAM
===============================
Banyak orang Kristen ikut-ikutan dengan trend issue pembangunan Bait Elohim di Yerusalem. Namun mari kita lihat sekilas fakta-fakta tentang Bait Elohim menurut Alkitab dan Sejarah:

th 966BC Bait Salomo : Israel murtad dan terpecah menjadi Samaria dan Yerusalem
th 465BC Bait II (Ezra & Nehemia) : YHWH berhenti berfirman...  sejak Maleakhi sampai jaman Yesus Kristus.
th 20xxAD Bait III : Antikristus menampakan dirinya

Perhatikan, setiap kali Bait Elohim diresmikan, maka di generasi yang sama selalu terjadi hal yang menyedihkan bagi umat Israel dan dunia.

Yesus jelas berkata: 
Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
Yohanes 4:21 TB

Namun manusia selalu ingin menempatkan Elohim Yang Maha Besar di dalam sebuah kotak bikinan manusia..

Beginilah firman Tuhan : Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?
Yesaya 66:1 TB

Namun demikian, Bait Elohim III merupakan pertanda jaman yang telah diberitakan oleh Yesus. Ketika Yesus  dalam Matius 21:29-30 megatakan tentang perumpamaan Pohon Ara yang bertunas, adalah mewakili bangkitnya Israel di akhir jaman, pohon lainnya adalah bangsa-bangsa kuno lain yang dalam dekade yang sama memproklamirkan kemerdekaannya.

Sedangkan Yesus sudah memperingatkan bahwa Pembinasa Keji (Antikristus) akan menguasai Bait Elohim III dan menghentikan korban sehari-hari. (Matius 24:15).

Dan masih di pasal yang sama, Yesus memperingati kedatangan antikristus ini mengaku sebagai Mesias (Yang diurapi /dijanjikan), dan mengklaim keberadaannya melalui Bilik yang di padang gurun (Matius 24:26). Yang kita tahu bahwa Nabi baru yang mengaku mesias atau dijanjikan adalah Muhammad. Dan ia menyerukan untuk datang kepada allah nya yang di dalam bilik di padang gurun (Kabah di Mekkah).

Jadi Yesus sudah memberitahukan bahwa Antikristus ini adalah Islam. Kalau kita cek esensial dari Alkitab Kristen adalah:

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Roma 10:9 TB

1. Yesus Kristus mati disalibkan menebus umat manusia dari dosa
2. Yesus Kristus adalah Tuhan

Namun Alquran berusaha dengan gigih menyangkal kedua nya.. dan inilah Antikristus itu.
2 Petrus 2:1 guru-guru palsu yang menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka.. 

heii!! bukankah antikristus berasal dari Kristen?? Betul. Muhammad adalah seorang pembaca Taurat (PL) dan kitab Kristen (PB) atau Alkitab PL dan PB. Ia mengaku pengikut para Nabi sebelumnya (termasuk menganggap Kristus sebagai Nabi).  Semua ajaran muhammad berasal dari Waraqah yang seorang Kristen.

Muhammad mengklaim bahwa allahnya adalah Allah sejati, allah dari Abraham dan Yesus yang harus berkuasa di Bait Elohim.

yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
2 Tesalonika 2:4 TB

Namun sedemikian mulanya Antikristus berasal dari Kristen, maka di akhir jaman, maka Antikristus juga berasal dari Kristen yang di Islahkan (baca didamaikan dengan Islam) dalam satu malam. 

Muhammad bernubuat dalam hadithnya (yang tentu saja mencuplik dari Alkitab) bahwa Antikristus akan berasal dari umatnya (dari Babel) dan akan diislahkan dalam satu malam (murtad dari Kristen) dan berkuasa 7 tahun lamanya (Antikristus berkuasa 7 tahun).

Jadi jelas-jelas bahwa Islam adalah Antikristus. Dan menurut perhitungan pola babel maka Antikristus di akhir jaman akan muncul di abad ke 21 bertepatan dengan peresmian Bait Elohim III dan berkuasa mulai dari Irak (Babel).

35c. BC Nephilim (Ur- Irak)
21c. BC Nimrod Menara Babel (Irak)
7c BC Kebangkitan Neo Babylonia (Irak)
7c AD Lahirnya Islam (bukan di mekkah, tapi di Damaskus dan di Bagdad)
21c AD Imam Mahdi di Irak

Namun mengapa belum terjadi sekarang ? Jelas karena ada kuasa yang menahannya. Yaitu kita orang percaya. Namun saat pengangkatan tiba, sangakala dibunyikan dan seluruh orang percaya diangkat oleh Yesus, maka Antikristus atau Islam akan memiliki kemampuan untuk menguasai dunia.

Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
2 Tesalonika 2:6‭-‬8 TB

Maka mulai sekarang berdoalah dan beritakan Kabar Keselamatan melalui Yesus Kristus. Sebab waktunya tidak lama lagi. Kapankah? Saat Bait Suci Israel diresmikan, berjaga-jagalah, sebab dalam generai yang sama Tuhan Yesus akan datang kembai di awan-awan mengangkat umatNya, maka Antikristus akan segera menyatakan dirinya.

Wednesday, June 6, 2018

Bagaimanakah Cara Puasa Orang Kristen


BAGAIMANAKAH PUASA ORANG KRISTEN?
===================================
Puasa yang benar menurut Alkitab

Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: “Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Markus 2:18‭-‬20 TB

Apakah puasa itu?
Puasa adalah cara meminta kepada Tuhan dengan memberikan seluruh keiginan jasmaniah kita kepada Tuhan. Dalam alkitab ketika berpuasa biasanya diberi penegasan tidak makan dan minum (Keluaran 34:28). Puasa juga dilakukan saat seseorang berdukacita atau meratap (2 Samuel 12:16-18)

Apakah orang Kristen berpuasa ? Ya.
Apakah orang Kristen wajib berpuasa ? Tidak. Sebab kekristenan bukan seperangkat aturan ritual. Dan hukum taurat sudah dibatalkan oleh Yesus Kristus. (lukas 16:16, Ef 2:15)
Namun Yesus mengingatkan bahwa ada saatnya para muridNya akan berpuasa. Yaitu saat Ia sudah tidak bersama-sama mereka secara jasmaniah di bumi. Dan di Antiokia disebutkan bahwa orang-orang Kristen berpuasa dan mendapatkan pesan dari Tuhan saat mereka berpuasa. (Kpr 13:2-3)

Puasa bukan menunda makan, apalagi kemudian setelah "berbuka puasa" justru makan dengan makanan yang luarbiasa mewah dan berlebihan. 

Puasa bukan pula mencari urapan supaya dalam pelayanan lebih "sakti". 

Namun bila orang Kristen berpuasa, maka ada beberapa tujuan puasa yang tertulis dalam Alkitab Kristen yang diteladani oleh para Nabi, Rasul dan Yesus Kristus :
1. Menjaga roh kita tetap terpelihara dengan baik (Sabat Israel) (Imamat 23:27, Kpr 13:2-3)
2. Pertobatan dan dukacita karena dosa. Bangsa Niniwe (Yunus 3:7-10) & Daud (2 Samuel 12:16-18)
3. Mencari perkenanan dan kehendak Tuhan atau jawaban atas masalah (Daniel 10, Ester, Paulus Kpr 9:9)
4. Menantikan pewahyuan yang Ilahi atau memulai pekerjaan besar (Musa Keluaran 34:28 & Yesus Matius 4:2)

Cara berpuasa tidak sembarangan. Puasa bukan hanya menunda makan atau merubah jam makan dalam sehari, melainkan benar-benar ada tindakan fisik tidak makan.
1. satu kali makan dalam 24 jam. 
hal ini dilakukan secara rutin oleh orang Israel pada setiap hari sabat. Mereka mengambil satu hari oerhentian sabat merendahkan diri di hadapan Tuhan, dimulai dari matahari terbenam hati sebelumnya (jam 18.00 sampai keesokan harinya 18.00) jadi dalam 1x24 jam hanya makan satu kali saja. (Imamat 23:27,32)

2. Tidak makan dan minum dalam 3 hari 3 malam. (Ester 4:16, kpr 9:9)
Hal ini dilakukan oleh ratu Ester dan seluruh Israel saat hendak meminta persetujuan raja.

3. Tidak makan dan minum selama 7 hari 7 malam
Daud melakukannya saat ia bertobat karena berzinah dan membunuh suami betsyeba. 2 Samuel 12:16-18, Mazmur 51.

3. satu kali makan dalam 24 jam selama 21 hari. Saat berbuka hanya makan sayur dan buah dan tidak makan daging atau makanan masakan yang sedap. (Daniel 10:2-3)
Hal ini dilakukan oleh Daniel saat menantikan pengertian pewahyuan atas segala firman Tuhan yang dibacanya. 

4. Tidak makan dan minum selama 40 hari 40 malam. 
Musa saat menerima hukum taurat dan Yesus sebelum memulai pekerjaan pelayananNya melakukan puasa ini. (Keluaran 34:28 & Matius 4:2)

Yang harus diperhatikan selama puasa:
(bacaan Yesaya 58)
1. tidak boleh menagih hutang, bahkan mengampuni hutang sesama yang memang sudah tidak sanggup membayar. Juga jangan menagih janji atau mendendam, justru harus mengampuni.
2. tidak usah makan makanan enak saat berbuka puasa. Semua makanan yang menjadi keinginan kita, selayaknya diberikan kepada sesama kita yang tidak mampu makan karena miskin
3. tidak memberi beban atau memeras sesama kita, melainkan mengampuni dan memberi keringanan dalam segala hal.
4. jangan pamerkan bahwa kita sedang berpuasa. Tidak perlu menunjukan kepada orang lain bahwa kita sedang berpuasa. Jadi kalau sedang berpuasa kurangilah bepergian sehingga tidak usah sibuk menjelaskan mengapa kita tidak makan dan minum yang ditawarkan kolega kita.
5. Tidak usah pasang muka sumpek, melainkan kita selalu tampil segar dan ceria. Kalau kita mood nya terbawa sumpek karena kurang makan, maka percuma kita puasa. Jadi janganlah kita yang puasa orang lain yang disuruh lihat muka sumpek kita. Apalagi melarang orang lain makan di depan kita dan melarang orang buka warung makan. Malah seharusnya saat kita puasa, 
orang yang kelaparan kita ajak ke warung dan kita bayari makan.

Puasa dengan benar dan tidak berbuka dengan makan secara rakus, akan menyehatkan tubuh kita. Bahkan bagi yang menderita Maag atau asam lambung, bila puasa dengan teratur akan sembuh. 
Bagi yang ragu karena penyakit maag akut bisa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tuesday, June 5, 2018

Hamba Tuhan

repost


HAMBA TUHAN
=================
19th yang lalu saat saya baru saja ditahbiskan menjadi hamba Tuhan di sebuah gereja, saya mengikuti konferensi internasional di sinode pusat gereja tersebut.
Gedung yang megah dan musik yang gegap gempita sekaligus mendayu-dayu melengkapi kemewahan gereja tersebut.

Dengan musik yang indah, maka saya  tertarik untuk duduk di kursi yang di depan di dekat sound system dan pemain musik yang kebetulan di kursi-kursinya ada tertulis: "Khusus Hamba Tuhan". Cocok! demikian pikir saya, saya pun baru saja ditahbiskan menjadi seorang hamba Tuhan. Dan memang ada beberapa rekan saya kemarin ada yang duduk di sini, dan sekarang saya datang lebih awal dari mereka semua.

Tidak lama kemudian, saat saya dan istri saya menikmati alunan musik yang merdu nan indah, ada seorang tante-tante parlente menor dan sekujur tubuhnya penuh dengan perhiasan berkilauan menghampiri kami. 
Beliau berkata kepada saya: "Dek, bisa geser ke pojok sana nggak?" 

Spontan saya menjawab: "Maaf, Tante, kami sudah terlebih dahulu duduk di sini sejak tadi." 

Maka dengan sigap si Tante berkata: "eh, tapi yang mau duduk di sini nanti hamba Tuhan lhooo..!" 

Tak mau kalah saya menjawab: "Kami juga hamba Tuhan, Tante." 

Maka jawab si Tante lagi dengan sengit: "Ini yang mau duduk di sini #Hamba_Tuhan_Besar dari Jakarta bukan hamba Tuhan sembarangan!!! Ayo pindah ke pojok sana ya!!!" Ia membujuk dengan sengit.

Maka istri saya segera menyenggol kaki saya memberi tanda. Guandriixx!!! saat itu saya masih muda dan kesal sekali rasanya saya harus pindah dari kursi tersebut ke tempat lain. Dalam hati saya berkata: "Lah emang saya ini kucingnya Tuhan opo???"

Hari ini saya sering senyum-senyum sendiri kalau teringat. Saya ini memang cuma seorang hamba, tidak ada yang istimewa. Kalaupun hari ini Tuhan bawa saya kesempatan melayani, memberitakan Injil dan mengajar dalam seminar keliling indonesia dan keluar negeri.. semua karena kasih karunia saja, ternyata memang bukan karena kebaikan dan kehebatan saya. (Bukan basa basi sebab saya bukan orang yang selalu baik dan sempurna, kalau Tuhan tidak beri kasih karunia, pastilah hari ini saya sekarang sudah jadi orang gak jelas...).

Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”
Lukas 17:10 TB